JATIMTIMES - Akun Google yang terhapus memang bikin panik. Apalagi kalau di dalamnya ada email penting, file di Google Drive, foto di Google Photos, hingga riwayat pembelian di Google Play. Tapi tenang, Google sebenarnya menyediakan kesempatan untuk memulihkan akun yang sudah dihapus asalkan belum melewati batas waktu tertentu.
Jika masa pemulihan masih tersedia, akun bisa dikembalikan dan digunakan lagi seperti biasa untuk mengakses Gmail, YouTube, Google Drive, dan layanan Google lainnya.
Baca Juga : Apa Itu Desil Bansos? Ini Penjelasan Lengkap dan Cara Cek di Web BPS, Kemensos, hingga Aplikasi Cek Bansos
Berikut penjelasan lengkap cara memulihkan akun Google yang terlanjur terhapus.
Apakah Akun Google yang Terhapus Bisa Dikembalikan?
Mengutip laman resmi Google Support, akun yang dihapus masih bisa dipulihkan dalam periode waktu tertentu. Namun, waktunya terbatas. Jika sudah terlalu lama sejak penghapusan, kemungkinan besar data di dalam akun tidak lagi dapat dipulihkan.
Karena itu, semakin cepat Anda mencoba memulihkannya, semakin besar peluang akun bisa kembali.
Cara Memulihkan Akun Google yang Terhapus
Untuk mencoba mengakses kembali akun yang dihapus, lakukan langkah berikut:
1. Buka halaman pemulihan akun di: https://accounts.google.com/signin/recovery
2. Masukkan alamat email akun Google yang terhapus.
3. Jawab pertanyaan verifikasi yang diberikan, seperti:
• Password terakhir yang digunakan
• Perkiraan tanggal pembuatan akun
• Email atau nomor telepon pemulihan
4. Tunggu proses verifikasi dari Google.
5. Jika berhasil diverifikasi, Anda akan diminta membuat password baru.
6. Gunakan sandi yang kuat, minimal 12 karakter, unik, dan hindari informasi pribadi seperti tanggal lahir atau nama sendiri.
7. Jika proses berhasil, akun dapat digunakan kembali seperti biasa.
Tips agar Pemulihan Berhasil
Masih mengacu pada panduan Support Google, ada beberapa hal yang bisa meningkatkan peluang pemulihan akun:
1. Jawab Semua Pertanyaan
Jika Google menyatakan tidak dapat memverifikasi kepemilikan akun, coba lagi dan jawab sebanyak mungkin pertanyaan yang diberikan.
Jika ragu, lebih baik mengisi dengan jawaban yang paling mendekati daripada melewatkannya.
2. Gunakan Perangkat yang Biasa Dipakai
Lakukan pemulihan dari:
- Komputer, ponsel, atau tablet yang biasa digunakan untuk login
- Browser yang sering dipakai, seperti Chrome atau Safari
Baca Juga : Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Dibuka Besok! Ini Cara Pesan di Aplikasi PINTAR BI
- Lokasi yang biasa digunakan untuk mengakses akun (misalnya rumah atau kantor)
- Hal ini membantu sistem Google mengenali aktivitas Anda sebagai pemilik akun yang sah.
3. Masukkan Password dengan Teliti
Perhatikan huruf besar dan kecil saat mengetik sandi.
Jika diminta memasukkan password terakhir, gunakan sandi terbaru yang Anda ingat. Jika tidak yakin, coba password lama yang masih mungkin digunakan sebelumnya.
4. Gunakan Email Pemulihan yang Masih Aktif
Anda mungkin diminta memasukkan alamat email yang masih bisa diakses. Sebaiknya gunakan:
- Email pemulihan
- Email alternatif
- Email kontak yang pernah terhubung ke akun Google tersebut
Jangan lupa cek folder spam atau sampah jika tidak menemukan email dari Google. Biasanya pesan tersebut berjudul “Pertanyaan dukungan Google Anda.”
Waspada Penipuan saat Pemulihan Akun
Google menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta password atau kode verifikasi melalui email, telepon, atau pesan pribadi.
Pengguna hanya akan diminta memasukkan sandi atau kode verifikasi melalui situs resmi: accounts.google.com
Jika ada pihak yang mengaku dari Google dan meminta kode OTP atau password melalui chat, telepon, atau email, bisa dipastikan itu penipuan.
Akun Google yang terhapus masih bisa dipulihkan, tetapi hanya dalam jangka waktu terbatas. Semakin cepat Anda mencoba memulihkannya melalui halaman resmi pemulihan akun, semakin besar peluang akun dan data di dalamnya bisa kembali.
Pastikan menjawab pertanyaan verifikasi dengan teliti, gunakan perangkat yang biasa dipakai, dan selalu waspada terhadap penipuan.