free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Ekonomi

Miniatur Masjid dari 100 Kg Cokelat Putih Jadi Daya Tarik Ramadan Kareem 2026 di Grand Mercure Malang Mirama

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

10 - Feb - 2026, 19:52

Loading Placeholder
Masjid Masjid Omar Bin Khattab dari Brasil yang dibuat dari 100 kilogram cokelat putih di Trimurti Restaurant. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES).

JATIMTIMES - Tak hanya menghadirkan ragam hidangan berbuka puasa, Grand Mercure Malang Mirama juga menyuguhkan karya seni kuliner yang memukau. Sebuah miniatur Masjid Omar Bin Khattab dari Brasil yang dibuat dari 100 kilogram cokelat putih menjadi pusat perhatian dalam program Ramadan Kareem by ALL 2026 di Trimurti Restaurant.

Ya, miniatur tersebut merupakan replika Masjid Omar Bin Khattab yang berada di Brasil. Karya unik ini dibuat bahan utamanya dari cokelat putih dengan detail arsitektur yang menyerupai bangunan aslinya, lengkap dengan hiasan lampu-lampu yang semakin memperkuat nuansa sakral dan artistik.

Baca Juga : Sekda Budiar Kuatkan Kelembagaan DWP Setda dan DWP Perangkat Daerah Kabupaten Malang

Bandi, chef Grand Mercure Malang Mirama,  mengungkapkan bahwa miniatur tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Ramadan tahun ini. Pembuatan replika masjid dari cokelat itu juga membutuhkan persiapan matang serta ketelitian tinggi.

“Tahun ini kami menyajikan sekitar 100 kilogram cokelat untuk membuat miniatur Masjid Omar Bin Khattab di Brasil. Miniatur ini dibuat menggunakan cokelat putih dan dihiasi dengan lampu-lampu agar terlihat lebih hidup dan menarik,” kata chef Bardi, Selasa (10/2/2026).

Miniatur masjid tersebut dibuat dengan ukuran cukup besar, yakni sekitar 60 x 60 sentimeter. Proses pembuatannya pun tidak mudah karena melibatkan tim pastry dengan teknik khusus agar struktur bangunan tetap kokoh sekaligus estetis.

Chef Bardi menambakan,  pengerjaan miniatur ini dilakukan dalam waktu relatif singkat dengan kerja tim yang intensif. Kurang lebih diselesaikan dalam kurun waktu satu pekan. “Yang terlibat dalam  pembuatannya cukup banyak. Total ada tujuh orang yang mengerjakan, dan semuanya diselesaikan dalam waktu tujuh hari,” tambah chef Bardi.

“Prosesnya memang cukup menantang karena harus memperhatikan detail bentuk sekaligus menjaga kualitas cokelat,” tambahnya.

Baca Juga : Ramadan–Lebaran 2026, Konsumsi Elpiji di Malang Raya Diprediksi Naik hingga 8 Persen

Kehadiran miniatur masjid cokelat ini tidak hanya menjadi elemen dekorasi, tetapi juga menjadi representasi tema Ramadan Kareem by ALL 2026 yang mengangkat keberagaman budaya Islam di berbagai negara, termasuk Brasil yang memiliki komunitas Muslim cukup besar.

Dengan sentuhan seni kuliner tersebut, Grand Mercure Malang Mirama ingin menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan pengalaman visual dan edukasi budaya bagi para tamu yang datang menikmati momen Ramadan bersama keluarga maupun kerabat.


Topik

Ekonomi grand mercure malang mirama ramadan kareem by all 2026 berbuka puasa menu ala brasil miniatur masjid dari cokelat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---