JATIMTIMES - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Mohan Hazian berbuntut panjang. Penerbit Shira Media resmi memutus seluruh kerja sama dengan penulis dan pengusaha tersebut.
Keputusan itu disampaikan langsung melalui akun X resmi Shira Media pada Senin (9/2/2026), menyusul ramainya dugaan kekerasan seksual (KS) yang melibatkan Mohan Hazian.
Baca Juga : Rayz UMM Hotel Malang Hadirkan Spanish Paella Rice dalam Asian Harmony Iftar Ramadan 2026
"Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas terkait buku Mohan Hazian. Ini meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerjasama penerbitan di masa mendatang," tulis Shira Media.
Tak hanya itu, pihak penerbit juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan distribusi buku karya Mohan.
"Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran. Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sekap resmi dan terbuka kepada publik," tandasnya.
Selain di X, Shira Media juga mengunggah pernyataan sikap resmi melalui akun Instagram mereka. Dalam unggahan tersebut tertulis:
"Kami, Shira Media, menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan seksual (KS) yang melibatkan Mohan Hazian, yang karyanya pernah kami terbitkan.
Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Haizan. Ini meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerjasama penerbitan di masa mendatang. Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran.
Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sikap resmi dan terbuka kepada publik. Kami mendukung proses penanganan dan investigasi yang transparan, adil, dan berpihak pada korban, hingga hak-hak korban sepenuhnya terpenuhi. Yogyakarta, 9 Februari 2026"
Di bagian akhir unggahan tersebut juga tertulis, "Pernyataan sikap Shira Media. Kami bersama korban."
Seperti diketahui, nama Mohan Hazian mendadak ramai diperbincangkan publik setelah trending di platform X (dulu Twitter) pada Senin, (9/2/2026).
Perbincangan itu mencuat usai beredar unggahan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual saat menjalani job photoshoot untuk sebuah brand lokal.
Dalam unggahannya di X, korban menyebut dirinya mendapat job sebagai talent untuk photoshoot dan videoshoot salah satu brand lokal terkenal dengan owner berinisial M. Dugaan tersebut kemudian mengarah pada sosok Mohan Hazian sebagai owner brand lokal Thanksinsomnia.
Sejak saat itu, nama Mohan langsung menjadi topik hangat. Beragam opini hingga potongan informasi menyebar cepat di berbagai akun media sosial.
Diketahui, selain dikenal sebagai pengusaha dan kreator mode Indonesia, Mohan Hazian juga aktif sebagai penulis. Ia tercatat menerbitkan buku berjudul “Goresan Seorang Berandal” pada September 2021 di bawah naungan Shira Media.
Selain itu, ia juga memiliki buku lain berjudul “Memulai Bisnis Kecil Di Internet” yang juga diterbitkan oleh Shira Media. Kedua buku tersebut banyak membahas perjalanan dan pengalamannya dalam membangun usaha.
Dengan adanya pernyataan resmi ini, Shira Media menegaskan tidak lagi melanjutkan kerja sama dalam bentuk apa pun dengan Mohan Hazian.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Mohan Hazian terkait keputusan pemutusan kerja sama tersebut.
Sementara itu, hebohnya pembahasan tentang Mohan Hazian membuat penerbit Shira Media ikut buka suara melalui akun X mereka.
Baca Juga : Download Poster Ramadan 2026 Gratis: Ucapan, Media Sosial, Imsakiyah hingga Kegiatan Masjid
"Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas terkait buku Mohan Hazian. Ini meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerjasama penerbitan di masa mendatang," tulis Shira Media.
"Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran. Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sekap resmi dan terbuka kepada publik," tandasnya.
Di Instagram Shira Media
PERNYATAAN SIKAP SHIRA MEDIA
Kami, Shira Media, menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan seksual (KS) yang melibatkan Mohan Hazian, yang karyanya pernah kami terbitkan.
Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Haizan. Ini meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerjasama penerbitan di masa mendatang. Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran.
Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sikap resmi dan terbuka kepada publik. Kami mendukung proses penanganan dan investigasi yang transparan, adil, dan berpihak pada korban, hingga hak-hak korban sepenuhnya terpenuhi. Yogyakarta, 9 Februari 2026
"Pernyataan sikap Shira Media. Kami bersama korban."
Nama Mohan Hazian mendadak ramai diperbincangkan publik setelah trending di platform X (dulu Twitter) pada Senin, 9 Februari 2026. Perbincangan itu mencuat usai beredar unggahan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual saat menjalani job photoshoot untuk sebuah brand lokal.
Dalam unggahannya di X, korban menyebut dirinya mendapat job sebagai talent untuk photoshoot dan videoshoot salah satu brand lokal terkenal dengan owner berinisial M. Dugaan tersebut kemudian mengarah pada sosok Mohan Hazian.
Sejak saat itu, nama Mohan Hazian langsung menjadi perbincangan di media sosial. Beragam opini hingga potongan informasi tersebar cepat di berbagai akun.
Tak hanya dikenal sebagai founder brand, Mohan Hazian juga aktif sebagai penulis. Ia tercatat menerbitkan buku berjudul “Goresan Seorang Berandal” pada September 2021 di bawah naungan Shira Media.
Selain itu, ia juga memiliki buku lain berjudul “Memulai Bisnis Kecil Di Internet” yang juga diterbitkan oleh Shira Media. Kedua buku tersebut banyak membahas perjalanan dan pengalamannya dalam membangun usaha.