Dua Petinggi Lippo Karawaci Mengundurkan Diri, Ada Apa?

03 - Feb - 2026, 05:06

Ilustrasi saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) turun 6,19% ke level 91. (Foto: laman Bizhare)


JATIMTIMES - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mendadak jadi sorotan publik setelah dua petinggi perusahaan menyatakan mundur dari jabatannya. Kabar ini bahkan membuat nama Lippo Karawaci ramai diperbincangkan dan masuk jajaran trending penelusuran Google hingga Selasa (3/2/2026) sore.

Salah satu pengunduran diri datang dari Presiden Direktur Lippo Karawaci, Marlo Budiman. Informasi tersebut disampaikan perusahaan melalui keterbukaan informasi yang dirilis Senin (2/2/2026). 

Baca Juga : SNBP 2026 Dibuka 3 Februari, Ini Tips Lengkap Memilih Jurusan Agar Tidak Salah Pilih

Corporate Secretary Lippo Karawaci Ratih Safitri menjelaskan surat pengunduran diri itu sudah diterima perseroan sejak akhir Januari lalu.

"Pada tanggal 30 Januari 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Marlo Budiman dari jabatannya sebagai Presiden Direktur Perseroan," demikian tulis Ratih Safitri dalam keterbukaan informasi.

Tak hanya Marlo, Lippo Karawaci juga menerima surat pengunduran diri dari Kartini Sjahrir yang menjabat sebagai Komisaris Independen. Surat tersebut diterima perusahaan pada tanggal yang sama.

"Pada tanggal 30 Januari 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Ibu Kartini Sjahrir dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Perseroan," tulis Ratih.

Manajemen menyampaikan proses selanjutnya terkait pengunduran diri dua petinggi ini akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pelaksanaannya akan dilakukan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Meski ada perubahan di jajaran direksi dan komisaris, Lippo Karawaci memastikan tidak ada dampak besar terhadap operasional perusahaan.
Perseroan menegaskan pengunduran diri tersebut tidak memengaruhi kegiatan usaha, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan bisnis perusahaan.

Baca Juga : Emas Antam Naik Rp 167 Ribu, Harga Balik Tembus Rp 3 Juta/Gram

Sebagai informasi, penerima manfaat akhir Lippo Karawaci adalah James T. Riady melalui PT Inti Anugerah Pratama dengan kepemilikan sebesar 25,62% per 31 Desember 2025.

Selain itu, PT Primantara Utama Sejahtera juga menggenggam 10,4% saham, sementara Sierra Inc. tercatat memiliki 15,88%. Kedua entitas tersebut merupakan perusahaan afiliasi dengan pengendali.

Di tengah kabar pengunduran diri ini, pergerakan saham LPKR ikut menjadi perhatian. Pada perdagangan hari ini, saham Lippo Karawaci turun 6,19% ke level 91.

Dalam lima hari terakhir, saham LPKR sudah melemah hingga 22,22%. Meski begitu, secara year to date, saham LKPR masih tercatat naik 7,06%.


Topik

Ekonomi, PT Lippo Karawaci Tbk, LPKR, Lippo Karawaci, saham, IHSG,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette