Kapolresta Malang Kota Temui Keluarga Korban Kanjuruhan, Siap Fasilitasi Aspirasi dan Pendampingan
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
22 - Jan - 2026, 01:30
JATIMTIMES - Suasana hangat dan penuh empati terasa di Ballroom Sanika Satya Wada Polresta Malang Kota. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana membuka ruang silaturahmi bersama puluhan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Kota Malang, sebagai wujud keberlanjutan komitmen pendampingan yang telah lama terjalin.
Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang Ny Uthe Putu Kholis serta pejabat jajaran utama (PJU), pertemuan ini dihadiri sekitar 32 keluarga korban. Kegiatan ini memang sudah menjadi keinginan Kombes Kholis sejak menampaki Polresta Malang Kota.
Baca Juga : Polemik Batas Fasum Desa Kemiri, DPRD Sidoarjo Angkat Bicara
Bagi Kombes Kholis, silaturahmi ini sebagai sarana untuk memperkuat kedekatan emosional sekaligus menegaskan kehadiran Polri di tengah keluarga yang masih menyimpan duka mendalam.
Kombes Kholis mengatakan bahwa silaturahmi ini lahir dari panggilan nurani, secara pribadi maupun institusi. Ia menegaskan Polresta Malang Kota ingin menjadi ruang aman yang terbuka bagi keluarga korban, tempat untuk berbagi, menyampaikan harapan, hingga menyuarakan kegelisahan.
“Polresta Malang Kota kami harapkan menjadi rumah bersama. Tempat kami bisa hadir, mendengarkan, dan membersamai keluarga korban Kanjuruhan,” ungkap Kholis.
Kholis menjelaskan bahwa hubungan yang telah terbangun sejak kepemimpinan sebelumnya akan terus dijaga. Nilai-nilai kemanusiaan dan pendekatan humanis pasca-Tragedi Kanjuruhan harus tetap menjadi fondasi dalam setiap langkah institusi kepolisian.
Tak hanya itu. Suasana semakin cair saat perwakilan keluarga korban diberi ruang menyampaikan masukan, keluhan, dan harapan secara langsung. Mendengar hal ini, Kholis menegaskan kesiapannya memberikan pendampingan secara konkret, baik yang berkaitan langsung dengan kewenangan kepolisian serta lewat koordinasi dengan instansi terkait.
Dukungan tersebut mulai dari pendampingan seleksi anggota Polri bagi putra-putri keluarga korban, akses layanan kesehatan, peluang beasiswa pendidikan, hingga fasilitasi penyampaian aspirasi kepada Pemkot Malang dan organisasi perangkat daerah terkait. Selain itu, para keluarga korban huga diberi kemudahan layanan administrasi kepolisian seperti SIM dan SKCK.
“Kami siap mendukung dan memfasilitasi, mulai dari pendampingan bagi putra-putri keluarga korban yang berminat mengikuti seleksi anggota Polri, dukungan layanan kesehatan, penjajakan beasiswa pendidikan, hingga fasilitasi penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Kota Malang dan OPD terkait,” tegas Kholis.
Pihaknya juga memastikan keluarga korban yang belum hadir bisa tetap dijangkau melalui kapolsek setempat. Silaturahmi langsung ke rumah serta penyerahan tali asih akan dilakukan sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan.
