Galeri Mbois Kayutangan Disiapkan Jadi Magnet Wisata Sekaligus Etalase UMKM Kota Malang

15 - Jan - 2026, 05:56

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat meninjau Galeri Mbois di Gedung Parkir Kayutangan. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).


JATIMTIMES - Pemkot Malang mulai memaksimalkan fungsi Gedung Parkir Kayutangan Heritage tak sekadar sebagai ruang parkir. Di dalamnya, Galeri Mbois disiapkan sebagai “mesin penggerak” baru pariwisata sekaligus etalase produk unggulan UMKM lokal.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan, keberadaan Galeri Mbois dirancang untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus kenyamanan wisatawan dan perluasan pasar UMKM Kota Malang. Lokasinya yang berada di jantung kawasan wisata Kayutangan Heritage dinilai strategis untuk menangkap arus kunjungan wisata.

Baca Juga : Jembatan Ikonik Kayutangan-Splendid Disiapkan, Wisata Pusat Kota Malang Bakal Tersambung

“Galeri Mbois ini bukan pelengkap, tapi kita siapkan sebagai ruang UMKM yang difasilitasi melalui Dekranasda. Wisatawan luar kota yang datang ke Kayutangan bisa langsung menemukan produk khas Kota Malang di satu tempat,” ujar Wahyu, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, Kayutangan merupakan salah satu kawasan wisata dengan tingkat kunjungan tinggi. Dengan menempatkan Galeri Mbois di titik tersebut, produk UMKM lokal memiliki peluang lebih besar untuk dikenal dan dibeli wisatawan.

Tak berhenti di situ, konsep integrasi kawasan juga tengah disiapkan. Gedung Parkir Kayutangan direncanakan menjadi titik singgah transportasi wisata. Bus pariwisata hingga layanan Trans Jatim akan diarahkan berhenti di sekitar kawasan tersebut.

“Kita tempatkan bus di sana, Trans Jatim juga di seberang. Orang yang parkir pun di situ. Jadi wisatawan bisa langsung belanja oleh-oleh dan kuliner UMKM di satu kawasan,” jelas Wahyu.

Dengan skema tersebut, Pemkot Malang ingin menciptakan ekosistem wisata yang saling terhubung. Mulai dari transportasi, parkir, hingga aktivitas ekonomi UMKM.

Baca Juga : Target Meleset Karena Cuaca, Nurochman Pastikan Revitalisasi Lapangan Sumberejo Rampung Pertengahan 2026

Harapannya, pergerakan wisatawan tidak hanya ramai, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal. Hal ini juga sejalan dengan proyeksi saat kawasan Kayutangan mulai dipermak oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. 

“Nanti aktivitas usahanya kita pusatkan di situ supaya lebih tertata dan dampak ekonominya bisa dirasakan UMKM,” pungkas Wahyu.


Topik

Pemerintahan, Gedung Parkir Kayutangan, parkir, Kayutangan Heritage, Kota Malang, Galeri Mbois, Pusat Oleh Oleh Kota Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette