Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan Hari Ini di Mashhad, Jutaan Pelayat Padati Prosesi Penghormatan Terakhir

Reporter

Mutmainah J

Editor

A Yahya

09 - Jul - 2026, 06:40

Jenazah Ayatollah Ali Khamenei. (Foto X @IraninIndonesia)


JATIMTIMES - Iran menggelar puncak prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, pada Kamis (9/7/2026) waktu setempat. Setelah rangkaian penghormatan kenegaraan yang berlangsung selama hampir sepekan, jenazah akhirnya dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, dalam sebuah upacara yang menjadi perhatian dunia internasional.

Prosesi pemakaman berlangsung di Kompleks Makam Imam Reza, salah satu situs paling suci bagi umat Muslim Syiah. Pemerintah Iran memperkirakan jutaan warga menghadiri rangkaian acara, mulai dari doa bersama, iring-iringan jenazah, hingga prosesi pemakaman terakhir. Selain masyarakat Iran, puluhan delegasi dari berbagai negara juga turut hadir memberikan penghormatan.

Baca Juga : Wali Kota Mas Ibin Resmi Buka Bazar Blitar Djadoel 2026, Hadirkan Wisata Budaya sebagai Pengungkit Ekonomi

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei bukan sekadar prosesi keagamaan, tetapi juga menjadi simbol persatuan nasional di tengah situasi politik dan keamanan yang masih memanas pasca-konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Pemerintah Iran menjadikan rangkaian acara tersebut sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa negara tetap solid meski kehilangan pemimpin yang telah memimpin Republik Islam Iran selama lebih dari 37 tahun.

Penghormatan Dimulai Sejak 4 Juli

Rangkaian penghormatan kepada Ayatollah Ali Khamenei dimulai pada 4 Juli 2026 di Grand Mosalla, Teheran. Ribuan pelayat telah memadati lokasi sejak pagi untuk memberikan doa dan penghormatan terakhir. Dalam beberapa hari berikutnya, jumlah pelayat terus bertambah hingga mencapai ratusan ribu bahkan jutaan orang yang datang dari berbagai provinsi di Iran.

Tokoh-tokoh pemerintahan, ulama, pejabat militer, hingga delegasi asing turut menghadiri prosesi tersebut. Presiden Iran Masoud Pezeshkian bersama jajaran pejabat tinggi negara juga terlihat mengikuti salat jenazah dan doa bersama bersama masyarakat.

Jenazah Dibawa ke Najaf dan Karbala

Usai penghormatan di Teheran, peti jenazah dibawa menuju Qom sebelum melanjutkan perjalanan ke dua kota suci umat Syiah di Irak, yakni Najaf dan Karbala, pada 7 hingga 8 Juli.

Di Najaf, ribuan warga menyambut kedatangan iring-iringan jenazah. Jalan-jalan utama dipenuhi pelayat yang membawa bendera Iran, Irak, serta foto Ayatollah Ali Khamenei. Prosesi tersebut juga dihadiri Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, para ulama, serta sejumlah komandan Garda Revolusi Iran. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Karbala sebelum akhirnya kembali ke Iran.

Najaf dan Karbala dipilih karena memiliki makna yang sangat penting dalam tradisi Syiah. Najaf merupakan lokasi makam Imam Ali, sedangkan Karbala menjadi tempat dimakamkannya Imam Husain. Keduanya merupakan destinasi ziarah utama bagi jutaan umat Syiah dari seluruh dunia.

Dimakamkan di Kota Kelahiran

Puncak prosesi berlangsung pada 9 Juli 2026 ketika jenazah dimakamkan di Kompleks Makam Imam Reza di Mashhad. Kota tersebut dipilih karena merupakan tempat kelahiran Ayatollah Ali Khamenei sekaligus salah satu pusat keagamaan terbesar di Iran.

Baca Juga : Dialog Bersama AJI Malang, Kapolresta Malang Kota Tegaskan Pelayanan Humanis Jadi Kunci Meningkatkan Kepercayaan Publik

Pengamanan dilakukan secara berlapis selama proses pemakaman berlangsung. Aparat keamanan ditempatkan di berbagai titik untuk mengatur arus jutaan pelayat yang memadati kawasan makam. Pemerintah Iran juga meningkatkan pengamanan di sejumlah kota besar guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama prosesi berlangsung.

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei turut dihadiri delegasi dari berbagai negara. Pemerintah Iran sebelumnya menyebut lebih dari 30 negara menyampaikan keinginan mengirimkan utusan resmi dalam rangkaian penghormatan kenegaraan tersebut.

Indonesia juga mengirimkan delegasi resmi yang diwakili Menteri Luar Negeri dan Ketua MPR sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang pemimpin Iran. Selain itu, sejumlah negara seperti China, Rusia, Pakistan, Armenia, dan beberapa negara kawasan Timur Tengah juga mengirimkan perwakilan mereka dalam prosesi tersebut.

Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei menjadi salah satu peristiwa internasional yang paling banyak disorot dalam beberapa hari terakhir. Selain besarnya jumlah pelayat, perhatian dunia juga tertuju pada kondisi politik Iran setelah berakhirnya kepemimpinan tokoh yang selama puluhan tahun menjadi figur sentral dalam pemerintahan Republik Islam.

Reuters melaporkan bahwa upacara pemakaman sekaligus dimanfaatkan Iran untuk menunjukkan ketahanan politik dan pengaruhnya di kawasan Timur Tengah di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang. Para pengamat menilai, setelah prosesi pemakaman berakhir, perhatian dunia akan beralih pada proses konsolidasi kepemimpinan baru serta arah kebijakan luar negeri Iran pada masa mendatang.


Topik

Internasional, imam ali khamenei, iran, pemakaman khamanei,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette