Peredaran Narkoba Jadi Sorotan, Lapas Banyuwangi dan BNNK Siapkan Langkah Khusus

Reporter

Nurhadi Joyo

19 - May - 2026, 02:00

Kalapas Banyuwangi Solichin bersama Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Faisol Wahyudi di Kantor BNNK Banyuwangi. (Istimewa)


JATIMTIMES - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika melalui kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banyuwangi. Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan kerja jajaran Lapas Banyuwangi ke kantor BNNK Banyuwangi pada Senin (18/5/2026).

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, memimpin langsung kunjungan bersama sejumlah pejabat struktural. Rombongan diterima oleh Kepala BNNK Banyuwangi, Faisol Wahyudi.

Baca Juga : Azzam Kenzie Harumkan MAN 1 Kota Malang Lewat Medali Emas Piala Walikota Surabaya 2026

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas penguatan sinergi untuk memaksimalkan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

"Kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama BNNK, nilai efektivitasnya sangat tinggi untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba. Kami tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan komitmen bersama yang kuat," ujar Solichin.

Selain membahas kondisi terkini peredaran narkotika di wilayah Banyuwangi, pertemuan tersebut juga menyoroti berbagai tantangan penanganan narkoba, termasuk potensi penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas.

Sementara itu, Faisol Wahyudi menyatakan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan pihak Lapas Banyuwangi. Menurutnya, kesamaan visi antara kedua instansi menjadi faktor penting dalam memutus rantai peredaran narkotika.

"Sinergi yang baik akan mewujudkan pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba yang sangat efektif. Kami di BNNK Banyuwangi menyatakan siap berkolaborasi secara penuh," ujar Faisol.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Siapkan Transformasi BPR Perseroda dan Penguatan Iklim Investasi Daerah

Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, BNNK Banyuwangi menyatakan siap memberikan dukungan operasional, mulai dari bantuan penggeledahan blok hunian, pelaksanaan tes urine berkala bagi petugas dan warga binaan, hingga pertukaran data intelijen untuk mengantisipasi penyelundupan narkotika.

“Kami akan dukung dan terjunkan personil apabila pihak Lapas nantinya membutuhkan bantuan,” pungkas Faisol.


Topik

Hukum dan Kriminalitas, banyuwangi, lapas banyuwangi, peredaran narkoba,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette