Tentukan Iduladha, LDII Banyuwangi Terjunkan Tim Rukyatul Hilal di Pantai Pancur

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

A Yahya

17 - May - 2026, 09:21

Ir. Heri Sujatmiko, Ketua DPD LDII Banyuwangi memimpin tim Rukyatul Hilal saat melakukan pengamatan hilal di Pantai Pancur Banyuwangi (Istimewa)


JATIMTIMES – Dalam rangka menentukan awal bulan Zulhijah 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi menerjunkan Tim Rukyatul Hilal  bersama dengan ormas Islam lain untuk melakukan pengamatan hilal langsung di Pantai Pancur, Balai Taman Nasional (BTN) Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi Ahad  (17/5/2026) sore.

Langkah proaktif yang ditempuh pengurus merupakan tindak lanjut adanya Surat Edaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII Nomor E-256/DPP LDII/V/2026 perihal Kegiatan Rukyatul Hilal, sekaligus memenuhi undangan resmi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi dengan nomor surat 1242/Kk.13.30/HK.03.2/05/2026 yang ditandatangani oleh Kepala Kemenag Banyuwangi, Dr. H. Chaironi Hidayat.

Baca Juga : Libur Panjang Kenaikan Yesus, Okupansi Hotel di Kota Batu Bisa Bernafas Lega

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Heri Sujatmiko yang memimpin delegasi secara langsung,  menegaskan komitmen dan kontribusi LDII dalam mendukung penegakan syariat dan kepastian ibadah umat Islam.

"Kehadiran kami di Pantai Pancur Alas Purwo ini adalah bentuk kepatuhan organisasi terhadap instruksi DPP LDII dan  wujud sinergi yang kuat antara LDII, Kementerian Agama, dan ormas-ormas Islam lainnya di Banyuwangi seperti PCNU, PD Muhammadiyah, dan Al-Irsyad dalam menentukan awal bulan qamariyah yang sah," ujar Heri Sujatmiko.

Proses pengamatan dan teknis Rukyatul hilal dipandu langsung oleh Ketua Tim Rukyat LDII Kabupaten Banyuwangi, Ustadz Sumadi. 

Berdasarkan data hisab astronomis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menjadi acuan di lapangan, posisi hilal di wilayah Banyuwangi berada pada parameter yang cukup signifikan.

"Berdasarkan data BMKG penentu awal Zulhijah 1447 H, konjungsi matahari terjadi pada Ahad, 17 Mei 2026 pukul 03.05 WIB. Untuk wilayah Banyuwangi matahari terbenam tepat pukul 17.10.50 WIB dan bulan terbenam pada 17.33.59 WIB," jelas Sumadi.

Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren Ar Royyan Jajag tersebut menjelaskan  tinggi hilal di Banyuwangi sore ini terdokumentasi berada pada 4,25 derajat, dengan sudut elongasi mencapai 9,79 derajat. Selanjutnya  posisi bulan berada di sebelah Utara-Atas Matahari dengan Fraction of Illumination (FI) Bulan sebesar 0,65 persen. 

Baca Juga : Relawan Nusantara Berbagi Kebaikan Melalui Tiga Program Bantuan Bagi Warga yang Membutuhkan 

"Secara teoritis, posisi ketinggian hilal dan elongasi di Banyuwangi kali ini sudah memenuhi kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mensyaratkan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat," tambah Sumadi.

Hasil dari pemantauan hilal bersama di Pantai Pancur Alas Purwo, nantinya akan dilaporkan secara resmi dan berjenjang melalui sistem laporan organisasi LDII ke provinsi dan tingkat pusat. 

 Selanjutnya  dikirimkan langsung sebagai masukan autentik kepada Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat penetapan 1 Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Melalui partisipasi aktif ini, DPD LDII Banyuwangi berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata berbasis sains astronomi dan syariat Islam demi menjaga persatuan, ukhuwah islamiyah, dan kekhusyukan ibadah kaum muslimin di seluruh Indonesia.


Topik

Serba Serbi, LDII Banyuwangi, pantai pancur, Heri sujatmiko,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette