Kasus Campak Meningkat, Puguh DPRD Jatim Desak Pemprov Prioritaskan Vaksinasi Nakes

13 - Apr - 2026, 06:43

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Puguh Wiji Pamungkas.


JATIMTIMES - Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Puguh Wiji Pamungkas, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk segera memprioritaskan vaksinasi campak bagi tenaga kesehatan (nakes).

Langkah ini dinilai krusial untuk melindungi sekitar 210 ribu nakes yang menjadi garda terdepan layanan kesehatan di tengah tren kenaikan kasus yang mulai merata di berbagai daerah.

Baca Juga : Kasus SK CPNS Palsu di Gresik, Komisi A DPRD Jatim Desak Usut Tuntas

Puguh menekankan bahwa perlindungan terhadap nakes bukan sekadar masalah individu, melainkan upaya menjaga ketahanan sistem layanan kesehatan agar tidak lumpuh akibat penularan di fasilitas medis. “Eskalasi kejadian campak, terutama yang kemudian menjangkiti tenaga kesehatan, harus menjadi perhatian serius bagi Pemprov Jatim,” tegas Puguh, Senin (13/4/2026).

Legislator dari Fraksi PKS ini memaparkan data bahwa Jawa Timur memiliki sekitar 200 hingga 210 ribu tenaga kesehatan yang tersebar di 38 kabupaten/kota. Dengan mobilitas pasien yang sangat tinggi, risiko paparan terhadap nakes menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi melalui langkah preventif.

"Tenaga kesehatan adalah garda terdepan. Mereka harus mendapat perlindungan maksimal agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar legislator asal Dapil Malang Raya itu.

Urgensi ini diperkuat oleh data lapangan yang menunjukkan sinyal kewaspadaan tinggi. Di Kota Pasuruan, misalnya, tercatat 56 kasus dalam dua bulan pertama tahun 2026—angka yang hampir menyamai total kasus sepanjang tahun lalu.

Sementara itu, kejadian di Kabupaten Sumenep pada 2025 yang mencatat 2.268 kasus dengan 20 kematian anak menjadi pengingat keras akan risiko fatalitas penyakit ini.

Baca Juga : Sumardi DPRD Jatim Puji Menteri Bahlil: Harga BBM Stabil di Tengah Gejolak Global

Puguh mendesak agar Jawa Timur mendapat prioritas dalam program vaksinasi nasional, mengingat statusnya sebagai provinsi dengan jumlah penduduk dan tenaga kesehatan yang sangat signifikan.

“Ini penting untuk memastikan tenaga kesehatan tetap terlindungi dan mampu memberikan layanan kesehatan secara optimal,” beber sosok yang juga dikenal sebagai penggerak literasi kepemimpinan ini.

Melalui intervensi cepat berupa vaksinasi nakes, diharapkan mata rantai penularan di fasilitas kesehatan dapat diputus, sehingga pelayanan publik tetap berjalan prima tanpa dibayangi kekhawatiran akan lonjakan kasus di masa mendatang.


Topik

Pemerintahan, puguh wiji pamungkas, dprd jatim, vaksinasi campak, nakes,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette