UMKM Keju Mozzarella di Kota Batu Produksi Ratusan Kilogram, Dipasarkan hingga Bali

Reporter

Irsya Richa

Editor

A Yahya

24 - Mar - 2026, 08:05

Proses pembuatan keju di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Melimpahnya produksi susu sapi di Kota Batu mendorong lahirnya berbagai produk olahan bernilai tinggi. Salah satunya adalah keju mozzarella yang kini diproduksi pelaku UMKM di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. 

Keju yang dibuat dari susu sapi segar milik peternak lokal itu kini tidak hanya dipasarkan di wilayah Malang Raya, tetapi juga sudah menembus berbagai daerah di Pulau Jawa hingga Bali. Keju mozarella ini merupakan produk Koperasi Margo Makmur Mandiri.

Baca Juga : Jeng Ayud, Olahan Ikan Rumahan yang Kini Suplai Restoran

Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri Muhammad Munir, mengatakan bahwa produksi dilakukan dengan memanfaatkan susu segar dari peternak setempat. Dalam satu kali proses produksi, sekitar 1.000 liter susu digunakan untuk diolah menjadi keju mozzarella.

“Dalam satu kali produksi kami menggunakan sekitar 1.000 liter susu sapi. Dari jumlah itu bisa menghasilkan sekitar 130 sampai 140 kilogram keju mozzarella,” kata Munir.

Produksi tersebut biasanya dilakukan beberapa kali dalam satu pekan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Kualitas susu dari kawasan Dusun Brau yang dikenal sebagai sentra sapi perah juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas keju yang dihasilkan.

Munir menjelaskan bahwa tingginya permintaan membuat produksi keju lokal tersebut terus ditingkatkan. Bahkan, saat ini produk keju mozzarella dari Dusun Brau sudah dipasarkan ke berbagai kota di Pulau Jawa serta Bali.

“Untuk pemasaran sendiri sudah ke Pulau Jawa hingga Bali. Permintaan cukup bagus karena banyak digunakan untuk kebutuhan kuliner seperti pizza dan makanan lainnya,” imbuh Munir.

Baca Juga : Bertahan sejak 2005, Opak Gambir “Maharis” Jaga Rasa di Tengah Gempuran Kue Modern

Keberadaan usaha pengolahan keju mozzarella ini juga memberikan nilai tambah bagi peternak sapi perah di Kota Batu. Susu segar yang sebelumnya hanya dijual sebagai bahan mentah kini dapat diolah menjadi produk turunan dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Munir berharap usaha ini bisa terus berkembang sekaligus menjadi ikon produk olahan susu dari Kota Batu. Selain meningkatkan kesejahteraan peternak, keju mozzarella lokal tersebut juga diharapkan mampu bersaing dengan produk dari luar daerah. “Harapannya ke depan produksi bisa terus meningkat dan produk keju dari Kota Batu semakin dikenal luas,” harap Munir.


Topik

Ekonomi, kota batu, keju mozarella, susu sapi, koperrasi margo makmur mandiri, muhammad munir,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette