Rudal Sejjil Dilepaskan Iran ke Israel, Diklaim Mampu Jangkau 2.500 KM
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
16 - Mar - 2026, 05:33
JATIMTIMES - Ketegangan di Timur Tengah masih memanas. Iran dilaporkan meluncurkan rudal balistik Sejjil dalam serangan yang menyasar wilayah Israel.
Rudal tersebut ditembakkan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebagai bagian dari operasi militer yang mereka sebut True Promise 4. Ini menjadi kali pertama Iran menggunakan rudal Sejjil dalam rangkaian operasi tersebut.
Baca Juga : Mau Mudik Jakarta–Surabaya Lewat Tol? Ini Estimasi Tarif dan Saldo E-Toll yang Harus Disiapkan
Kantor Hubungan Masyarakat IRGC menyebut peluncuran rudal dilakukan pada Minggu (15/3) sebagai bagian dari serangan balasan Iran terhadap Israel.
Laporan yang dikutip dari kantor berita semi-resmi Tasnim News Agency menyebut rudal Sejjil diarahkan ke sejumlah titik yang disebut sebagai pusat manajemen dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan operasi udara Israel.
Dalam gelombang serangan itu, Iran tidak hanya mengerahkan rudal Sejjil. IRGC juga disebut meluncurkan sejumlah jenis rudal lainnya.
Beberapa di antaranya adalah rudal superberat Khorramshahr missile yang dilengkapi hulu ledak seberat dua ton, serta rudal Khaybar-shekan missile, Qadr missile, dan Emad missile.
IRGC mengklaim serangan tersebut berhasil menghantam sejumlah infrastruktur militer utama milik Israel. Selain itu, mereka juga menyebut serangan tersebut menargetkan titik-titik yang disebut sebagai tempat berkumpulnya pasukan militer Israel.
Peluncuran kali ini bukan yang pertama bagi rudal Sejjil digunakan dalam situasi tempur. Sebelumnya, rudal tersebut sempat dikerahkan dalam konflik antara Iran dan Israel pada Juni 2025.
Rudal yang selama bertahun-tahun disimpan dalam persenjataan Iran itu baru digunakan dalam pertempuran pada periode tersebut.
Sejjil sendiri merupakan rudal balistik berbahan bakar padat yang dikembangkan Iran untuk menggantikan sistem rudal berbahan bakar cair seperti Shahab missile.
Penggunaan bahan bakar padat membuat rudal ini memiliki waktu persiapan peluncuran yang lebih singkat.
Baca Juga : Bantah Rumor Tewas, Netanyahu Unggah Video Santai di Kafe Yerusalem
Selain itu, sistem tersebut juga dinilai memiliki mobilitas tinggi sehingga lebih sulit terdeteksi atau dihancurkan sebelum diluncurkan.
Sejjil disebut sebagai salah satu rudal balistik paling canggih yang dimiliki Iran saat ini. Rudal ini diperkirakan mampu membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir dengan berat sekitar 700 kilogram.
Dengan kemampuan tersebut, Sejjil dinilai sebagai salah satu ancaman strategis di kawasan Timur Tengah hingga Eropa Tenggara.
Dari sisi jangkauan, rudal ini diyakini mampu menempuh jarak sekitar 2.000 hingga 2.500 kilometer.
Jarak tersebut cukup untuk menjangkau wilayah Israel, Arab Saudi, hingga sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah.
Selain jarak tempuhnya yang jauh, rudal ini juga memiliki kecepatan tinggi. Sejjil disebut mampu melesat hingga Mach 12–14 saat memasuki atmosfer, dan sekitar Mach 5 ketika mendekati target. Kemampuan tersebut membuat rudal ini sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara konvensional.
