Harlah Satu Abad NU Jadi Magnet Wisata, Okupansi Hotel di Kota Batu Tembus hingga 75 Persen

08 - Feb - 2026, 12:09

Ilustrasi perhotelan Kota Batu. Pelaku hotel dan restoran di Kota Batu ikut dapat berkah dengan adanya gelaran Harlah NU yang dipusatkan di Malang Raya.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)


JATIMTIMES – Kota Batu turut memanen berkah dengan adanya gema peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Malang Raya. Tidak hanya menjadi momentum religi yang sakral, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi. Membludaknya jamaah dari berbagai penjuru nusantara ikut menaikkan okupansi hotel di Kota Batu.

Berdasarkan data terbaru, rata-rata angka keterisian kamar hotel (okupansi) di Kota Batu melesat hingga menyentuh angka 75 persen. Lonjakan ini dirasakan sangat kontras jika dibandingkan dengan akhir pekan biasa, di mana terjadi kenaikan signifikan sekitar 10 persen.

Baca Juga : Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Doa dari Malang untuk Bangsa hingga Palestina

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, mengungkapkan bahwa arus kedatangan tamu mulai terasa sangat deras sejak sehari sebelum puncak acara.

"Jika pada Jumat (6/2/2026) rata-rata masih di angka 50 persen, pada Sabtu (7/2/2026) malam langsung melesat ke posisi 75 persen," ungkap Sujud Hariadi, Sabtu (7/2/2026).

Tingginya angka kunjungan ini tidak lepas dari strategi jemput bola yang dilakukan para pelaku usaha perhotelan. Sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap hajatan besar satu abad organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut, hotel-hotel di Kota Batu kompak menebar diskon besar-besaran.

Potongan harga yang ditawarkan pun sangat menggiurkan, mulai dari 7,5 persen hingga menyentuh 40 persen. Jamaah cukup menunjukkan identitas atau atribut resmi NU saat proses check-in untuk mendapatkan harga spesial tersebut.

Baca Juga : Bukan Sekadar Lokasi! Gus Kikin Ungkap Makna Historis Stadion Gajayana di Puncak Mujahadah Kubro Satu Abad NU

Sujud menambahkan, langkah ini merupakan dedikasi pelaku wisata agar para jamaah merasa nyaman saat beristirahat di tengah padatnya agenda Harlah. Tak hanya hotel, sektor destinasi wisata dan pusat kuliner di Kota Batu pun turut kecipratan untung dari kehadiran para jamaah dari penjuru Nusantara.

"Seperti di Taman Rekreasi Selecta, diberikan diskon khusus untuk paket liburan. Target kami bukan semata-mata soal angka profit tinggi, tapi bagaimana kami ikut memeriahkan dan menyukseskan Harlah NU," tegas Sujud.


Topik

Ekonomi, kota batu, harlah 1 abad nu, satu abad nahdlatul ulama, hotel,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette