Mahasiswa KKM 38 UIN Malang Pilih Rayakan Tahun Baru Bareng Warga Dusun Wates

07 - Feb - 2026, 03:43

Foto bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 38. (Foto: istimewa)


JATIMTIMES - Pergantian tahun tak selalu identik dengan pesta meriah dan gemerlap kembang api. Bagi Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 38, malam 31 Desember 2025 justru diisi dengan kebersamaan sederhana bersama warga Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Momentum penghujung tahun itu dimanfaatkan mahasiswa untuk mempererat hubungan sosial dengan masyarakat yang tengah mereka dampingi selama masa pengabdian.

Baca Juga : Alur Kedatangan, Parkir hingga Kepulangan Jemaah Mujahadah Kubro di Malang

Kegiatan diawali dengan kerja bakti bersama warga dan remaja Dusun Wates sejak siang hari. Mahasiswa KKM turun langsung membantu berbagai persiapan acara, mulai dari menata lokasi, menyiapkan peralatan, hingga memastikan kebutuhan teknis kegiatan berjalan lancar.

Dosen pendamping KKM, Kivah Aha Putra M.Pd.I menyebut keterlibatan mahasiswa dalam kerja bakti menjadi bagian penting dari proses membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Momentum tahun baru ini kami jadikan kesempatan untuk benar-benar menyatu dengan warga. Tidak hanya hadir saat acara, tapi ikut menyiapkan dari awal bersama-sama,” ujar Kivah.

Menurutnya, kerja bakti tersebut menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan semangat gotong royong.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa KKM bukan tamu, tetapi bagian dari masyarakat. Dengan terlibat langsung, kami bisa belajar sekaligus berkontribusi,” tambahnya.

Koordinasi antara mahasiswa, pemuda, dan warga setempat pun berjalan lancar. Persiapan acara dilakukan secara bersama-sama dengan suasana akrab dan penuh canda.

Memasuki malam hari, suasana Dusun Wates terasa hangat. Tanpa panggung megah atau hiburan besar, warga dan mahasiswa merayakan malam tahun baru dengan kegiatan sederhana namun sarat makna.

Acara diisi dengan mancing bersama, bakar sate, serta makan bersama. Suasana kebersamaan begitu terasa ketika mahasiswa dan warga duduk melingkar, berbincang santai sambil menikmati hidangan.

Ketua KKM Kelompok 38 Misbahul Ulum mengungkapkan bahwa momen tersebut menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan perayaan tahun baru pada umumnya.

Baca Juga : Tinjau Jembatan Gantung Garuda Sumberpucung, Bupati Sanusi Berharap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

“Biasanya tahun baru identik dengan keramaian. Tapi di sini kami merasakan suasana yang lebih hangat dan penuh kekeluargaan. Kami bisa ngobrol langsung dengan warga, mendengar cerita mereka, dan benar-benar merasa diterima,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebersamaan itu menjadi ruang refleksi di akhir tahun sekaligus penguat komitmen mahasiswa dalam menjalankan program kerja selanjutnya.

“Kami berharap kedekatan ini membuat program-program KKM ke depan bisa berjalan lebih baik karena sudah ada rasa saling percaya,” kata Misbahul. 

Peringatan malam tahun baru bersama warga Dusun Wates menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan formal atau program besar. Kehadiran, partisipasi aktif, dan keterlibatan dalam aktivitas sosial masyarakat justru menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKM Kelompok 38 berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus terjaga hingga akhir masa pengabdian.

Kebersamaan di penghujung tahun itu pun diharapkan meninggalkan kesan positif, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat Dusun Wates.

Malam pergantian tahun di Dusun Wates pun menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan ukhuwah antara mahasiswa dan warga desa.


Topik

Pendidikan, UIN Malang, UIN Maliki Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim, KKM UIN Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette