05/12/2022 DID Turun, Pemkab Malang akan Konfirmasi ke Kemenkeu | Indonesia TIMES

DID Turun, Pemkab Malang akan Konfirmasi ke Kemenkeu

Aug 15, 2022 15:12
Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat.(foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)
Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat.(foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)

Pewarta: Riski Wijaya | Editor: Dede Nana

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan melakukan komunikasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), terkait penilaian kinerja yang berujung pada turunnya perolehan dana insentif daerah (DID) bagi Kabupaten Malang. Sebab, menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, ada beberapa indikator penilaian yang skornya tidak keluar. 

Untuk itu, Wahyu mengatakan bahwa terkait penilaian tersebut masih harus dibuktikan akurasinya. Apalagi, data yang digunakan sebagai dasar penilaian tersebut ternyata data dari Badan Pusat Statistika (BPS) di tahun 2019. Selain itu, pembobotan pada indikator yang dijadikan penilaian juga ia nilai perlu dikonfirmasi kebenarannya. 

Baca Juga : Ketika Komika Bintang Emon Ledek Dukun yang Melaporkan Pesulap Merah

"Lalu penghargaan yang diperoleh Pemkab Malang juga tidak masuk, padahal penghargaan kita dari kementerian kan juga jelas, tingkat nasional, itu juga sudah diakui, dan itu kosong nilainya. Ada beberapa parameter juga kosong," ujar Wahyu kepada JatimTIMES. 

Sebagai tindak lanjut, Wahyu menyebut bahwa Pemkab Malang juga masih berupaya untuk mengkonfirmasi ke Kemenkeu. Sebab, penilaian tersebut merupakan penilaian internal yang dilakukan oleh Kemenkeu. 

"Tidak ada konfirmasi dengan kita, tentu kita masih akan mempertanyakan dengan penilaian tersebut," imbuh Wahyu.

Menurutnya, setidaknya ada kejelasan terkait parameter penilaian dan pembobotan dari 12 indikator yang dinilai. 

"Bukan sanggahan, tapi terkait DID ini paling tidak kita tahu, bahwa parameter ini yang digunakan itu seperti apa. Data-datanya dan juga pembobotannya juga harus jelas. Parameternya ada 12, tapi yang diisi hanya 5," jelas Wahyu. 

Selain itu, berdasarkan catatan yang ia terima, sebenarnya saat ini Kabupaten Malang berada di posisi yang tinggi. Artinya di dalam penilaian tersebut, Kabupaten Malang harus bersaing dengan daerah lain di Indonesia yang juga relatif sudah maju.

"Menurut mereka karena fiskal kita tinggi, bersaingnya dengan kabupaten kota yang posisinya tinggi. Tentu kita akan bersaing dengan mereka (kabupaten) yang sudah maju-maju," terang Wahyu.

Berdasarkan catatannya, penurunan yang cukup drastis pada hal tersebut baru terjadi pada tahun 2022 ini. Dan parameter yang digunakan sebagai penilaian juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

Baca Juga : Turun Drastis, Dewan Soroti Perolehan DID Kabupaten Malang

"Yang tahu parameternya hanya Kementerian Keuangan. Begitu kita minta datanya baru kita dikasih. DID ini setiap tahun," imbuh Wahyu.

Namun begitu, dirinya menilai bahwa hal tersebut tetap akan menjadi pelajaran bagi Pemkab Malang. Setidaknya, ada kejelasan terkait penilaian tersebut. Sebab, ia berkeyakinan bahwa dari 12 indikator penilaian, Pemkab Malang juga sudah memiliki nilainya. 

"Tapi setidaknya bisa jelas bahwa apa yang menjadi penilaian seperti itu, apa kita akan buktikan dengan data yang ada selama ini. Mungkin, seperti program yang berkaitan dengan air bersih, sanitasi. Itu kan sudah jelas, mendapat penghargaan juga," pungkas Wahyu. 

Sementara itu, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza mengatakan terkait hal tersebut memang masih perlu dikonfirmasikan. Baik secara internal Pemkab Malang maupun konfirmasi dari Pemkab Malang ke pihak Kementerian Keuangan. 

Sebagai informasi, saat ini perolehan DID Kabupaten Malang hanya sebesar Rp 1,3 miliar. Sedangkan tahun-tahun sebelumnya, perolehan DID Kabupaten Malang bisa mencapai hampir Rp 100 miliar. 

"Yang jelas, kita meminta agar capaian 4 indikator yang dinilai kurang baik itu bisa ditingkatkan. Atau kalau dirasa akurasinya kurang, TAPD bisa berkomunikasi dengan Kemenkeu. Namun, saya rasa Pemkab Malang perlu melakukan evaluasi atas hal tersebut," ujar Faza. 

Judul berita DID Turun, Pemkab Malang akan Konfirmasi ke Kemenkeu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Dana Insentif Daerah kemenkeu ri

Berita Lainnya