Dorong Kendaraan Gegara Habis Bensin, Pengendara Motor Alami Luka Parah Usai Ditabrak Mobil
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Dede Nana
26 - Jan - 2026, 06:59
JATIMTIMES - Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa tersebut seolah menggambarkan kondisi yang dialami oleh seorang pria berinisial AKR warga Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Pada Senin (26/1/2026), pria berusia 46 tahun tersebut kehabisan bahan bakar alias bensin saat mengendarai sepeda motor Honda Vario nomor polisi (Nopol) W 2264 KI. Namun, saat menuntun kendaraannya, AKR justru kembali mengalami kejadian apes. Yakni di tabrak mobil dari arah belakang.
Baca Juga : Bupati Sanusi Pastikan Jalan Menuju SMAN 1 Singosari Segera Diperbaiki
Runtutan peristiwa nahas yang dialami AKR tersebut terjadi saat yang bersangkutan berada di Jalan Raya Pakisaji, Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. "Pengendara sepeda motor mengalami patah tulang tangan sebelah kanan dan telah dirawat di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kanjuruhan, Kepanjen," ujar Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska.
Data kepolisian mengungkapkan, identitas pengemudi mobil Toyota Innova Nopol N 1916 ADM yang menabrak korban tersebut diketahui berinisial IHS. Laki-laki berusia 50 tahun tersebut merupakan warga asal Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
"Kecelakaan diduga disebabkan karena faktor manusia. Diduga pengemudi kendaraan Toyota Innova kurang berhati-hati, sewaktu mengemudi dalam keadaan mengantuk," jelas Chelvin.
Kronologi kecelakaan bermula saat pengemudi mobil melaju dari arah selatan. Ketika sesampainya di tempat kejadian, pengemudi mobil tersebut diduga mengantuk sehingga menabrak korban yang merupakan pengendara sepeda motor.
"Pengemudi mobil diduga mengalami microsleep atau mengantuk, sehingga melaju ke kiri dengan tidak terkendali," ujarnya.
Baca Juga : BTN dan Rumah Rakyat: Antara Target Negara, Kritik Pengembang, dan Akses Masyarakat
Pada saat yang bersamaan dengan itu, di tepi jalan sebelah kiri ada korban yang merupakan pengendara sepeda motor yang sedang menuntun kendaraannya. "Pengendara sepeda motor menuntun kendaraannya karena kehabisan bahan bakar," imbuhnya.
Jarak yang sudah dekat mengakibatkan pengemudi mobil tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Sehingga menabrak sepeda motor yang dituntun pengendaranya tersebut dari arah belakang.
"Terjadi kerusakan pada kedua kendaraan tersebut, untuk kerugian materiil sekitar Rp 1 juta. Kami juga telah memeriksa sejumlah saksi, saat ini masih dalam penanganan lebih lanjut," pungkas Chelvin.
