Banjir Rendam Kecamatan Besuki, 2.547 KK Terdampak di Tiga Desa

22 - Jan - 2026, 12:09

Personel Tagana Dinas Sosial Kabupaten Situbondo melakukan pendataan dan penanganan rumah terdampak di Kecamatan Besuki, Kamis (22/1/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES - Banjir yang melanda Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, berdampak signifikan terhadap kehidupan warga. Berdasarkan data sementara, sebanyak 2.547 kepala keluarga (KK)  terdampak akibat luapan air yang merendam permukiman di sejumlah desa.

Wilayah yang mengalami dampak paling besar adalah Desa Besuki. Di desa tersebut, tercatat 2.506 KK harus menghadapi kondisi rumah tergenang air, yang menyebabkan aktivitas harian warga terganggu, termasuk kegiatan ekonomi dan pendidikan.

Baca Juga : LUBY Gelar Gathering Komunitas Petani Buah Naga Banyuwangi 2026, Tawarkan Solusi dan Pilihan  Pencahayaan Berkualitas Perkebunan Buah Naga

Genangan lumpur di Desa Besuki dilaporkan masuk hingga ke dalam rumah warga dengan ketinggian bervariasi. Kondisi ini memaksa sebagian warga meningkatkan kewaspadaan dan melakukan upaya penyelamatan barang-barang berharga.

Selain Desa Besuki, banjir juga merambah Desa Kalimas. Di desa ini, sebanyak 197 KK dilaporkan terdampak. Air menggenangi area permukiman warga, meskipun tidak merata di seluruh lingkungan.

Sementara itu, Desa Demung yang berada di wilayah pesisir juga tak luput dari dampak bencana hidrometeorologi tersebut. Data mencatat sedikitnya 44 KK terdampak akibat meluapnya air yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan.

Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten Situbondo langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu penanganan awal dan melakukan pemantauan kondisi warga terdampak.

Salah satu personel Tagana Dinsos Situbondo, Iwan, mengatakan bahwa timnya terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna memastikan kondisi warga terdampak.

"Data sementara menunjukkan ribuan KK terdampak di Kecamatan Besuki, dan kami bersama BPBD masih terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kebutuhan warga, terutama yang paling rentan. Selain itu,  data warga terdampak di 4 kecamatan lain masih dalam proses pendataan," ujar Iwan, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga : Founders Bootcamp 2026 Hadir di Surabaya, Ajak Anak Muda Siapkan Diri sebelum Bangun Usaha

Menurut dia, langkah cepat diperlukan untuk memastikan keselamatan warga serta meminimalisasi dampak lanjutan, terutama apabila terjadi hujan susulan yang berpotensi memperparah kondisi banjir.

Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, sembari menunggu kondisi cuaca membaik dan genangan air berangsur surut.

Dengan sinergi antara pemerintah, Tagana, dan masyarakat, diharapkan penanganan banjir di Kecamatan Besuki dapat berjalan optimal serta kondisi warga terdampak segera pulih.


Topik

Peristiwa, Banjir, Situbondo, banjir di Besuki Situbondo,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette