Usai Dikunjungi Bupati Sanusi, SMPN 1 Singosari Bakal Dapat Bantuan Tiga Ruang Kelas Baru
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Nurlayla Ratri
22 - Jan - 2026, 09:16
JATIMTIMES - SMPN 1 Singosari bakal mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berupa tiga Ruang Kelas Baru (RKB) yang digunakan untuk mengembangkan potensi minat dan bakat dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan para siswa.
Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMPN 1 Singosari Ana Purwati. Perempuan yang akrab disapa Ana itu menyampaikan, bahwa dari hasil diskusi bersama Bupati Malang HM. Sanusi, SMPN 1 Singosari segera mendapatkan bantuan berupa tiga RKB.
Baca Juga : Kronologi Retaknya Hubungan Bupati dan Wabup Jember hingga Gugatan Rp 25,5 Miliar
"Insya allah kami juga didukung karena ada tiga riset bidang itu dalam satu ruang sehingga insya allah nanti akan dapat bantuan tiga RKB di lantai atas," ungkap Ana kepada JatimTIMES.
Pasalnya selama ini untuk pengembangan riset di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Teknologi berada di dalam satu ruangan kelas yang sama. Di mana ketika dalam kondisi tersebut, proses pengembangan riset yang dilakukan para siswa bersama guru berlangsung kurang maksimal.
"Ya tiga RKB itu untuk menambah kegiatan-kegiatan para siswa, seperti Bahasa Jawanya, istilahnya masih keruntelan, ya. Nah nanti mau kami pisah. IPS sendiri, IPA sendiri, teknologi sendiri. Jadi akan saya gunakan untuk mendukung kegiatan para siswa," ujar Ana.
Pihaknya mencontohkan beberapa hal yang diteliti di dalam ruangan riset tersebut. Beberapa di antaranya para siswa bersama guru melakukan penelitian terhadap biji kopi hingga penyebab korosi pada besi.
"Sudah dibandingkan dari daun dan biji kopinya, ternyata yang paling kuat pengaruhnya ya biji kopinya. Lalu untuk pencegahan korosi pada besi biasanya menggunakan tembaga, tapi ternyata paku juga bisa digunakan," jelas Ana.
Baca Juga : Bupati Sanusi Kunjungi SMPN 1 Singosari, Apresiasi Kreativitas dan Prestasi Siswa
Disinggung akankah tiga RKB tersebut terealisasi di tahun 2026 ini, Ana mengaku masih belum mengetahui untuk pelaksanaannya. Tetapi, pada saat kunjungan Bupati Malang HM. Sanusi bersama rombongan perangkat daerah pada Rabu (21/1/2026), kebutuhan tiga RKB di SMPN 1 Singosari ini telah dicatat oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang.
Pihaknya pun berharap, bantuan tiga RKB untuk SMPN 1 Singosari tersebut dapat terealisasi secepatnya. Hal itu guna mendukung proses pembelajaran para siswa dalam hal riset di berbagai bidang keilmuan. Sehingga, akan menghasilkan generasi muda Kabupaten Malang yang berkualitas. Pasalnya, SMPN 1 Singosari telah banyak mencetak siswa berprestasi di tingkat regional, nasional hingga internasional, baik prestasi akademik maupun non akademik seperti kompetisi olahraga.
Terlebih lagi, SMPN 1 Singosari telah ditetapkan oleh Pemkab Malang bersama Universitas Negeri Malang (UM) sebagai pelaksana Program Sekolah Unggulan. Di mana salah satu tujuannya yakni mencetak para siswa yang berkualitas dengan capaian nilai rata-rata 90 di mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
