Kandang Peternakan Ayam di Wonosari Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Yunan Helmy
12 - Aug - 2025, 07:23
JATIMTIMES - Kebakaran melanda kandang peternakan ayam di Dusun Sumbersari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Selasa (12/8/2025).
Data Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang menyebut, sumber api penyebab kebakaran diduga berasal dari tungku pemanas kandang ayam hingga menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 2 miliar.
Baca Juga : Harga Cincin Lamaran Cristiano Ronaldo untuk Georgina Rodriguez Bikin Kaget, Tembus Rp113 Miliar
Peristiwa kebakaran tersebut juga sempat viral di media sosial. Dari video amatir yang dihimpun JatimTIMES, terpantau kepanikan sejumlah pengelola kandang ayam yang saat itu sedang berupaya memadamkan kebakaran.
Sejumlah sumber menyebut, identitas pemilik kandang ayam berukuran sekitar 2.000 meter persegi yang mengalami kebakaran tersebut bernama Shohibuttijar (45), asal Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kebakaran yang kini viral tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (12/8/2025) pagi.
"Indikasi sumber api diduga berasal dari oven arang yang ada di dalam kandang ayam," ujar Komandan Pleton (Danton) Seksi Penanggulangan Bidang Damkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang Syaiful Anwar, Selasa (12/8/2025) petang.
Syaiful menyebut, kebakaran pertama diketahui oleh penjaga kandang ayam yang saat itu melihat api dari bagian tengah kandang ayam yang sudah membesar. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait, termasuk ke Damkar Kabupaten Malang pada Selasa (12/8/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Kami mengerahkan empat unit mobil PMK (pemadam kebakaran) ke lokasi kejadian," ujar Syaiful.
Proses pemadaman saat itu juga turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Yakni mulai dari unsur kepolisian Polsek Wonosari, Koramil Wonosari, sejumlah relawan, hingga Perangkat Desa Wonosari.
Baca Juga : Kabupaten Blitar Raih KLA 2025 Kategori Nindya, Bupati Rijanto Bidik Lompatan ke Level Utama
"Api baru dapat dijinakkan sekitar pukul 11.40 WIB setelah dilakukan tindakan penanggulangan kebakaran sejak pukul 06.50 WIB," ujarnya.
Syaiful menyebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sementara kerugian material kurang lebih mencapai Rp 2 miliar.
"Namun untuk kepastian penyebab dan kerugian pada kebakaran tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian," pungkas Syaiful.
