Gali Ilmu Literasi Media dan Pers Digital Jilid 4, Puluhan Siswa MTs NU Pakis Belajar Bareng Tim Redaksi JatimTIMES

04 - Jun - 2026, 07:05

Siswa MTs NU Pakis menyimak penjelasan dari tim JatimTIMES tentang media pers digital.(Foto: Yogi Iqbal/JatimTIMES)


JATIMTIMES – Konsistensi dalam membuka ruang edukasi dan meningkatkan literasi media di kalangan generasi muda terus ditunjukkan oleh media siber JatimTIMES. Untuk kesekian kalinya, kantor redaksi yang berpusat di Malang ini kembali menerima kunjungan belajar dari rombongan pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) NU Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (4/6/2026).

Kunjungan yang berlangsung dinamis tersebut menjadi agenda jilid keempat yang dilaksanakan sepanjang tahun ini. Pada kesempatan keempat kali ini, giliran sebanyak 28 siswa dari kelas 8D yang mendapatkan kesempatan untuk membedah secara langsung ekosistem kerja media pers digital secara profesional.

Baca Juga : 65 Tahun Sengketa Lahan di Pasuruan Bergulir ke DPR RI, DPRD Jatim Desak Keberpihakan pada Rakyat

“Hari ini giliran kelas 8D dengan membawa 28 siswa untuk belajar langsung mengenai bagaimana ekosistem media pers digital yang ada di JatimTIMES,” ujar Guru Mata Pelajaran Informatika MTs NU Pakis, Syafaatul Maulidah.

Ia menjelaskan, tujuan utama dari pelaksanaan studi lapangan yang digelar secara bertahap hingga beberapa gelombang kelas ini adalah untuk meluruskan persepsi para siswa.

.

Selama ini, sebagian besar anak didik dinilai hanya mengonsumsi informasi mentah dari jagat media sosial tanpa memahami ekosistem digital hingga mekanisme kerja jurnalistik yang bertanggung jawab.

Melalui interaksi langsung dengan tim redaksi, para siswa diajak untuk memahami bahwa dunia pers memiliki standardisasi kerja yang jauh berbeda dengan konten media sosial konvensional. Menariknya, pemahaman awal para pelajar mengenai ruang kerja wartawan sempat memicu gelak tawa karena mereka membayangkan kantor media yang kaku.

Fakta di lapangan justru membuka mata mereka bahwa esensi utama dari dunia jurnalistik modern terletak pada kualitas produk informasi dan fleksibilitas kerjanya. Profesi wartawan di era digital terbukti tidak selalu menuntut kehadiran fisik di dalam ruangan kantor secara monoton dari pagi hingga sore hari.

“Ternyata kerja sebagai wartawan itu tidak harus di kantor saja, bisa di mana pun baik itu work from cafe (WFC) maupun work from home (WFH), asalkan tetap ada produk berita akurat yang disampaikan ke publik,” tambahnya.

Baca Juga : PIP Juni 2026 Sudah Cair? Cek Nama Penerima Pakai NISN dan NIK Lewat HP

Tidak sekadar datang dan mendengarkan teori, puluhan pelajar ini juga ditantang untuk langsung mempraktikkan ilmu yang didapat lewat pembuatan tugas mandiri berupa artikel berita. Pihak sekolah menerapkan sistem pengumpulan karya tulis siswa untuk kemudian diserahkan langsung kepada tim mentor JatimTIMES.

Seluruh naskah yang masuk nantinya akan melewati proses kurasi dan seleksi ketat yang dievaluasi oleh jajaran redaksi JatimTIMES. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi nyata bagi kreativitas menulis anak didik.

“Satu artikel terbaik dari satu kelas nanti akan diambil oleh pihak JatimTIMES untuk diolah, sehingga anak-anak bisa melihat langsung karya mereka tayang di media,” pungkasnya.


Topik

Peristiwa, kelas jurnalistik, media siber, pelatihan jurnalistik, mts nu pakis,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette