Lansia Ditemukan Tewas di Sumur Diduga Beracun

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

27 - May - 2026, 05:54

Proses evakuasi lansia tercebur sumur oleh personel gabungan yang melibatkan BPBD Kabupaten Malang di Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)


JATIMTIMES - Seorang lansia berusia 72 tahun berinisial SM ditemukan tewas di sumur sedalam puluhan meter di Dusun Bunder, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Selasa (26/5/2026).

Sehari sebelumnya, korban yang merupakan warga setempat tersebut sempat hilang usai meninggalkan rumahnya untuk mencari rumput sejak Senin (25/5/2026).

Baca Juga : Pelajar SMP Tewas Terserempet Truk, Setahun 111 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan di Kabupaten Malang

Setelah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga, korban akhirnya ditemukan keesokan harinya pada Selasa (26/5/2026) sore. Peristiwa tersebut akhirnya dilaporkan ke sejumlah pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, untuk dilakukan evakuasi.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, peristiwa seorang lansia yang ditemukan tewas di dalam sumur tersebut dilaporkan pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur dengan kedalaman antara 25-30 meter  sekitar pukul 19.17 WIB. Korban dievakuasi dalam keadaan telah meninggal dunia," ujar Sadono, Rabu (27/5/2026).

Proses evakuasi melibatkan sejumlah personel gabungan. Mulai dari unsur BPBD, Damkar, dan PMI Kabupaten Malang, Forkopimcam Wagir, perangkat Desa Sidorahayu, Tim SAR, sejumlah relawan hingga masyarakat setempat.

Proses evakuasi berlangsung  cukup dramatis. Personel gabungan tampak begitu berhati-hati lantaran tempat evakuasi korban berada di dalam sumur sedalam puluhan meter. Sehingga sangat berisiko tinggi mengandung gas beracun.

"Sumur yang diduga mengandung gas beracun menjadi kendala saat proses evakuasi," imbuh Sadono.

Usai berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan untuk dilakukan visum dan pembersihan jenazah. Petugas saat itu mengevakuasi jenazah korban dengan menggunakan unit ambulans PMI Kabupaten Malang.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, kronologi musibah seorang lansia pencari rumput yang ditemukan tewas di dalam sumur tersebut bermula pada Senin (25/5/2026). Pada hari itu sekitar pukul 13.00 WIB, korban diketahui telah meninggalkan rumah untuk mencari rumput.

Baca Juga : Soroti Anggaran APBN Rp 100 M untuk Sapi Kurban Prabowo, Netizen: Dari Rakyat untuk Rakyat

"Korban sempat terlihat oleh tetangganya saat sedang berada di belakang pabrik rokok di sekitar lokasi kejadian," ujarnya.

Hingga Senin (25/5/2026) malam sekitar pukul 18.00 WIB, korban yang sempat mencari rumput tersebut belum diketahui keberadaannya alias hilang. Pihak keluarga akhirnya mencari keberadaan korban termasuk di sekitaran Dusun Bunder.

"Namun hingga (Selasa, 26/5/2025) dini hari, korban belum ditemukan keberadaannya," imbuhnya.

Proses pencarian kemudian dilanjutkan pada Selasa (26/5/2026) pagi. Pada sore harinya sekitar pukul 17.00 WIB, korban ditemukan dalam keadaan tewas di dalam sumur.

"Korban ditemukan pertama  oleh keponakan dan cucunya. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh para saksi kepada perangkat desa dan polsek setempat, serta diteruskan ke BPBD untuk mengevakuasi korban," pungkas Sadono.


Topik

Peristiwa, Tewas di sumur, lansia tewas di sumur, Kabupaten Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette