Plt Bupati Ahmad Baharudin dan Gubernur Jatim Salurkan Sapa Bansos Rp10,4 M ke Warga Tulungagung

Reporter

Anang Basso

Editor

Yunan Helmy

15 - May - 2026, 06:15

Penyaluran bantuan sosial dalam Sapa Bansos di Pendapa Tulungagung. (Foto : Istimewa / Tulungagung Times)


JATIMTIMES - DI Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyalurkan bantuan sosial bertajuk Sapa Bansos, Kamis (14/5/2026).  Bantuan sosial ini dieterima oleh ratusan penerima manfaat (KPM) dari berbagai program sosial di Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri sejumlah pejabat. Di antaranya kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur beserta jajaran, unsur Forkopimda Kabupaten Tulungagung, penjabat sekretaris daerah, para kepala perangkat daerah, kepala Bank Jatim Cabang Tulungagung, seluruh camat se-Kabupaten Tulungagung, ketua Muslimat NU Cabang Tulungagung, hingga para pilar sosial seperti SDM PKH, TKSK, Tagana, dan tim Jatim Social Care.

Nilai Bansos yang Dibagikan Mencapai 10,4 Miliar Rupiah

Baca Juga : Kapan Batas Akhir Potong Kuku sebelum Iduladha 2026? Catat Tanggal dan Hukumnya bagi Pekurban

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat Tulungagung. “Kehadiran Ibu Gubernur secara langsung di tengah masyarakat Tulungagung merupakan bentuk perhatian dan kepedulian nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap kesejahteraan warga,” ujar Ahmad Baharudin.

Ia menjelaskan, kegiatan Sapa Bansos tahun 2026 ini diikuti sekitar 350 peserta dan penerima manfaat yang berasal dari berbagai elemen masyarakat serta tenaga pendukung pelayanan sosial.

Adapun rincian penerima bantuan meliputi 25 penerima PKH Plus, 5 penerima ASPD, 98 penerima program Putri Jawara, 100 anggota kelompok ekonomi, 50 penerima zakat produktif, 10 penerima manfaat Jatim Puspa, dan 10 anak yatim.

Selain itu, kegiatan melibatkan para pilar sosial yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat, yakni 10 orang TKSK, 10 SDM PKH, 10 personel TAGANA, dan 12 anggota tim Jatim Social Care.

Ahmad Baharudin menegaskan bahwa bantuan sosial yang disalurkan tidak hanya sebatas bantuan materi, namun juga menjadi upaya pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Ia pun mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin baik antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan. "Kepada seluruh penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan bijak dan sesuai kebutuhan," ungkapnya.

Baca Juga : Dewan Desak Pemkab Malang Telusuri Pembuat Surat Tugas Bermasalah

Untuk para pilar sosial seperti TKSK, Tagana, SDM PKH, dan Jatim Social Care, ia meminta agar tetap semangat menjadi ujung tombak pelayanan sosial di lapangan demi kesejahteraan masyarakat. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial merupakan bagian dari amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.

Menurut Khofifah, seorang pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menggunakan anggaran negara maupun daerah demi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, program bantuan sosial harus dilakukan secara terpadu antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten agar saling melengkapi.

“Seorang pemimpin yang baik adalah yang mampu membelanjakan anggaran daerah maupun anggaran negara untuk kesejahteraan masyarakatnya. Maka yang kami lakukan adalah bersinergi dengan program pusat, program kabupaten, dan program provinsi agar semuanya saling melengkapi,” ungkapnya. 

Melalui program Sapa Bansos ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap bantuan yang diberikan mampu membantu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga Tulungagung. 


Topik

Pemerintahan, Sapa Bansos, Pemprov Jatim, Pemkab Tulungagung, Tulungagung,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette