Penguatan Ma'had Nawaina MTsN 2 Kota Malang Jadi Jawaban Krisis Karakter dan Disiplin Pelajar Era Modern

Editor

A Yahya

15 - May - 2026, 04:35

Peresmian Idarah Mahad Nawaina menjadi penanda penguatan pendidikan berbasis karakter dan spiritualitas di lingkungan MTsN 2 Kota Malang. Kegiatan yang dihadiri jajaran Kemenag Kota Malang ini menegaskan peran mahad sebagai ruang pembinaan disiplin, akhlak, dan prestasi santri di tengah tantangan pendidikan modern (ist)


JATIMTIMES - Di tengah meningkatnya persoalan kedisiplinan pelajar, lunturnya etika, hingga kuatnya pengaruh budaya instan di kalangan remaja, keberadaan mahad di lingkungan madrasah mulai dipandang sebagai kebutuhan penting dalam sistem pendidikan. Hal itu terlihat dari penguatan Mahad Nawaina milik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang yang ditandai dengan peresmian Idarah atau kantor pengelola mahad belum lama ini.

Peresmian tersebut bukan sekadar pembukaan ruang administrasi baru, melainkan simbol semakin seriusnya pengembangan pendidikan berbasis pembinaan karakter di lingkungan madrasah. Mahad Nawaina kini diposisikan sebagai pusat pembentukan mental, spiritualitas, dan kedisiplinan santri melalui pola pendidikan yang berlangsung intensif setiap hari.

1

Mudzir Mahad Nawaina, Arif Bahtiar, menegaskan bahwa mahad tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal santri. Menurutnya, Mahad Nawaina dibangun untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu membentuk kebiasaan hidup disiplin dan memperkuat spiritualitas peserta didik.

Baca Juga : Rupiah Melemah, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan Masyarakat untuk Bantu Ketahanan Ekonomi

“Mahad Nawaina bukan hanya tempat bermukim para santri, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter, spiritualitas, dan kedisiplinan yang dijalani setiap hari,” ujarnya.

Ia menilai pola pembinaan di mahad menjadi jawaban atas tantangan pendidikan saat ini yang tidak cukup hanya menekankan capaian akademik. Kehidupan santri di mahad dibiasakan dengan aktivitas terstruktur mulai dari ibadah berjamaah, penguatan akhlak, hingga pembentukan tanggung jawab pribadi dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, mengatakan penguatan Idarah Mahad Nawaina menjadi bentuk komitmen madrasah dalam menghadirkan sistem pendidikan yang lebih intensif dan terarah.

“Keberadaan Idarah Mahad Nawaina menjadi simbol keseriusan madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih terstruktur dan bermakna bagi para santri,” katanya.

Menurutnya, pembinaan di mahad memungkinkan proses pendidikan berlangsung lebih luas dibanding pembelajaran formal di kelas. Interaksi yang terbangun setiap hari membuat pembentukan karakter santri berjalan lebih kuat dan berkelanjutan.

Sorotan utama juga disampaikan KH. Achmad Shampton yang menilai penguatan mahad menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi unggul di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa peresmian tersebut bukan sekadar berdirinya kantor baru, tetapi lahirnya semangat baru dalam meningkatkan kualitas pembinaan santri.

Baca Juga : Walk for Peace 2026 Singgah di Surabaya, Bhikkhu ASEAN Bawa Misi Toleransi

“Peresmian ini adalah langkah awal untuk melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia. Berikan ‘sarung prestasi’ dan ‘parsel kesuksesan’ kepada anak-anak kita,” ungkapnya.

Ia juga berharap santri Mahad Nawaina memiliki nilai lebih dibanding peserta didik pada umumnya, baik dari sisi akademik, spiritual, maupun karakter. Menurutnya, pola pendidikan yang berjalan secara intensif di lingkungan mahad akan melahirkan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Dampak keberadaan Mahad Nawaina mulai terlihat dari berbagai testimoni yang menyebut para lulusannya memiliki kedisiplinan lebih kuat, lebih mandiri, serta memiliki kemampuan spiritual yang menonjol. Hal itu menjadi indikator bahwa sistem pembinaan berbasis mahad memberikan pengaruh nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik.

Penguatan Mahad Nawaina sekaligus mempertegas arah pengembangan MTsN 2 Kota Malang yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun identitas pendidikan berbasis kepesantrenan. Di tengah tantangan pendidikan modern, model pembinaan seperti ini mulai dipandang sebagai salah satu cara untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.

Sementara itu, Suasana religius tampak sejak awal kegiatan ketika para santri menampilkan shalawat Al Banjari di hadapan seluruh guru, tenaga kependidikan, serta tamu undangan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Kantor Kemenag Kota Malang KH. Achmad Shampton, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Abdul Mughni, dan Kepala Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H. Sukirman. 


Topik

Pendidikan, mahad nawaina, achmad shampton, mtsn 2 kota malang, anita yusianto, arif bahtiar,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette