Polresta Malang Kota Petakan Lima Kerawanan Jelang Mudik Lebaran dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

13 - Mar - 2026, 02:30

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengecek kesiapan personel saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolresta Malang Kota, Kamis (12/3/2026). (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Polresta Malang Kota resmi memulai pengamanan libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah lewat Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Semeru 2026. Dalam pelaksanaannya, Polresta Malang Kota telah memetakan sejumlah potensi kerawanan yang diperkirakan muncul selama masa libur Lebaran.

Apel tersebut menjadi penanda dimulainya pengamanan terpadu selama periode mudik dan balik Lebaran. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Malang, hingga berbagai elemen masyarakat seperti relawan, Pramuka, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi komunikasi masyarakat.

Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, Operasi Ketupat Semeru tahun ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, yang menekankan pentingnya pelayanan maksimal bagi masyarakat selama momentum libur panjang.

“Operasi Ketupat Semeru ini bukan hanya berkaitan dengan pengaturan lalu lintas. Lebih dari itu, ini adalah bentuk pelayanan publik untuk memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah, mudik, hingga berlibur dengan aman dan nyaman,” kata Kombes Pol Kholis.

Dalam pelaksanaannya, Polresta Malang Kota telah memetakan sejumlah potensi kerawanan yang diperkirakan muncul selama masa libur Lebaran. Hasil tersebut diperoleh dari rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan berbagai instansi terkait.

Setidaknya ada lima potensi tantangan utama yang perlu diantisipasi. Pertama adalah potensi kepadatan arus lalu lintas, mengingat Kota Malang merupakan jalur strategis menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Malang Raya.

Kedua, meningkatnya keramaian di fasilitas publik, seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, pusat kuliner, hingga sentra oleh-oleh yang biasanya dipadati wisatawan dan pemudik saat libur Lebaran.

Tantangan berikutnya adalah anomali parkir di kawasan pusat keramaian. Kondisi ini kerap muncul akibat lonjakan mobilitas masyarakat yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menarik tarif parkir di luar ketentuan.

“Semakin tinggi mobilitas masyarakat, maka konsumsi dan aktivitas ekonomi juga meningkat. Dampaknya bisa muncul persoalan lain seperti pengelolaan parkir, pengelolaan sampah, hingga inflasi musiman yang harus kita kendalikan bersama,” jelasnya.

Selain itu, Polresta Malang Kota juga mewaspadai potensi peningkatan volume sampah akibat lonjakan aktivitas masyarakat selama libur panjang.

Baca Juga : Lebaran Enaknya Liburan ke Mana? Ini Rekomendasi Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi

Sementara tantangan kelima adalah inflasi temporer atau inflasi musiman, yang biasanya terjadi karena meningkatnya permintaan barang dan jasa menjelang hari raya.

Meski demikian, Kapolresta menilai situasi tersebut juga dapat menjadi peluang jika dikelola secara baik melalui sinergi lintas sektor.

“Jika kita mampu bersinergi dan mengelola situasi dengan baik, maka momentum libur panjang ini juga bisa menjadi peluang pertumbuhan ekonomi sekaligus menunjukkan bahwa Malang adalah kota yang aman, ramah bagi wisatawan, dan nyaman bagi warganya,” ungkap Kombes Pol Kholis.

Dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 ini, pengamanan di Kota Malang melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai instansi, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga relawan dan unsur masyarakat seperti Supeltas serta warga yang aktif dalam kegiatan siskamling.

Selain pengamanan jalur dan pusat keramaian, aparat juga akan mengintensifkan patroli lingkungan melalui kolaborasi Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat kelurahan, serta RT/RW guna mengantisipasi tindak kriminalitas, terutama di kawasan permukiman yang ditinggal mudik oleh pemilik rumah.


Topik

Peristiwa, Polresta Malang Kota, pemkot malang, Kerawanan, Mudik Lebaran, Operasi Ketupat Semeru 2026,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette