Wali Kota Blitar Serahkan Bantuan Program Keluarga Unggul, Kolaborasi LAZISNU–Indomaret

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

10 - Mar - 2026, 07:50

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyerahkan secara simbolis bantuan insentif kepada guru honorer dalam Program Keluarga Unggul: Sehat, Cerdas, dan Berdaya hasil kolaborasi LAZISNU PBNU dan PT Indomarco Prismatama melalui Indomaret di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Selasa (10/3/2026).(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)


JATIMTIMES — Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyerahkan bantuan Program Keluarga Unggul: Sehat, Cerdas, dan Berdaya hasil kolaborasi LAZISNU PBNU dan PT Indomarco Prismatama melalui jaringan ritel Indomaret, di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Selasa (10/3/2026). Program tersebut menyalurkan bantuan kepada guru honorer, pelaku usaha mikro, serta lembaga pendidikan sebagai upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pendistribusian bantuan tahap pertama Program Keluarga Unggul yang dirancang untuk mendorong lahirnya keluarga yang sehat, cerdas, dan berdaya secara ekonomi. Selain penyerahan bantuan, acara juga diisi dengan santunan anak yatim, doa bersama, serta buka puasa bersama yang dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pengurus organisasi keagamaan.

Baca Juga : UIN Maliki Malang Perluas Akses Internship Jepang, Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Lulusan

Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar yang akrab disapa Mas Ibin menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga filantropi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Blitar, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada LAZISNU PBNU dan Indomaret yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim dan warga yang membutuhkan,” ujar Mas Ibin.

Ia menegaskan, bulan Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat empati sosial dan mempererat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Menurutnya, upaya meningkatkan kesejahteraan warga tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

“Urusan kesejahteraan masyarakat bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kolektif kita bersama. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat,” kata orang nomor satu di Kota Blitar.

Bersama

Pilar Cerdas: Dukungan untuk Guru dan Sarana Pendidikan

Program Keluarga Unggul memiliki dua pilar utama, yakni Pilar Cerdas dan Pilar Berdaya. Pada pilar pendidikan, program ini memberikan dukungan kepada tenaga pendidik serta lembaga pendidikan agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.

Pada tahap pertama, sebanyak 30 guru honorer menerima bantuan insentif sebagai bentuk dukungan atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda. Selain itu, program ini juga memberikan bantuan kepada tiga lembaga pendidikan untuk renovasi ruang belajar, guna meningkatkan kualitas sarana pendidikan di sekolah dan madrasah.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan proses belajar sekaligus memotivasi guru dan siswa dalam menjalankan kegiatan pendidikan.

Sekretaris LAZISNU PBNU, Moesava, menjelaskan bahwa Program Keluarga Unggul dirancang sebagai program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh berbagai aspek kehidupan keluarga.

“Program ini tidak hanya fokus pada bantuan sosial, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang disalurkan dapat memberikan dampak berkelanjutan,” ujar Moesava.

Ia menambahkan, program tersebut didukung oleh dana donasi pelanggan Indomaret yang dihimpun melalui gerai-gerai ritel di berbagai daerah. Dana tersebut kemudian dikelola oleh LAZISNU untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Moesava

Pilar Berdaya: Penguatan Ekonomi Pelaku UMKM

Sementara itu, pada Pilar Berdaya, program ini difokuskan pada penguatan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan usaha mikro. Sejumlah pelaku UMKM mendapatkan berbagai dukungan, mulai dari pelatihan hingga bantuan sarana usaha.

Sebanyak 30 pelaku usaha mikro menerima bantuan sarana usaha berupa gerobak dan peralatan kuliner, sementara 30 pelaku usaha lainnya memperoleh bantuan modal usaha mikro pangan. Para penerima manfaat juga mendapatkan pelatihan, mentoring, dan coaching usaha agar dapat meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas peluang pasar.

Brand Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Jombang, Sugeng Hariyadi, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial di daerah.

Baca Juga : STIE Malangkucecwara Tutup Program Sakura 2026 dengan Gebyar Karya Mahasiswa Jepang

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendorong tumbuhnya pelaku usaha mikro yang lebih mandiri,” ujar Sugeng Hariyadi.

Sugeng hariyadi

Santunan Anak Yatim dan Voucher Belanja Lebaran

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Rois Syuriah PCNU Kota Blitar, kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat.

Pada malam hari, rangkaian kegiatan sosial juga dilanjutkan dengan penyerahan voucher belanja Lebaran bagi anak yatim di Balai Kota Koesoemo Wicitro Kota Blitar. Program tersebut melibatkan dukungan Baznas serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Blitar.

Sebanyak 540 anak yatim menerima voucher belanja masing-masing senilai Rp300 ribu dari Indomaret yang dapat dimanfaatkan untuk membeli berbagai kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri, termasuk pakaian Lebaran.

Wali Kota Blitar Mas Ibin mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim saat menyambut hari raya.

“Voucher ini bisa dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan Lebaran, termasuk baju baru. Harapannya, anak-anak juga bisa merasakan kebahagiaan saat menyambut Idul Fitri,” kata Wali Kota Blitar.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Ibin berpesan kepada anak-anak yatim agar tetap semangat dalam meraih cita-cita dan tidak merasa berkecil hati dengan kondisi yang ada.

“Kalian adalah masa depan bangsa dan masa depan Kota Blitar. Jangan pernah merasa kecil hati. Teruslah belajar dengan giat dan gantungkan cita-cita setinggi langit,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang terpercaya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Menurut Mas Ibin, pengelolaan dana sosial yang transparan dan akuntabel akan memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Melalui berbagai program sosial tersebut, Pemerintah Kota Blitar berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga sosial dapat terus diperkuat guna mendorong pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Program Keluarga Unggul pun diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya di Kota Blitar.
Mas Ibin menegaskan, sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut. Jika pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial berjalan bersama, maka semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat pembangunan,” ujar Mas Ibin. 


Topik

Pemerintahan, syauwul muhibbin, indomaret, wali kota blitar, program keluarga unggul, mas ibin,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette