Dibuka Tanpa Lagu Kebangsaan dan Mars Partai, Safari Ramadan Pengurus DPP Nasdem di Jember Diwarnai Pengunduran Diri Pendiri Ormas Nasional Demokrat
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
02 - Mar - 2026, 08:57
JATIMTIMES - Acara Safari Ramadan pengurus DPP dan DPW Nasdem Jawa Timur ke DPD Nasdem pada Minggu (1/3/2026) malam, diwarnai insiden, acara partai yang biasanya diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan mars partai, tidak terdengar pada acara yang digelar di hotel Aston Jember.
Salah satu undangan dalam acara tersebut membenarkan kalau Aldi acara tersebut tidak ada menyanyikan lagu kebangsaan sebagaimana umumnya acara Partai. "Iya setahu saya tadi malam tidak ada legu kebangsaan dinyanyikan di acara tersebut," ujar undangan yang enggan disebut namanya.
Baca Juga : Perkuat Kebersamaan, DPP Nasdem Gelar Safari Ramadan di Jember
Selain tidak adanya lagu kebangsaan pada acara partai, insiden lain dari acara Safari Ramadhan pengurus DPP dan DPW Nasdem di Jember adalah, pengembalian bendera Pataka ormas Nasional Demokrat dari KH. Syaiful Rizal yang juga pendiri cikal bakal Partai Nasdem di Jember.
Pengembalian bendera Pataka ormas Nasional Demokrat ini, bentuk kekecewaan KH. Syaiful Rizal atas kondisi Partai Nasdem di Jember, terlebih pasca penetapan Dedy Dwi Setiawan sebagai tersangka korupsi kasus Sosraperda oleh Kejaksaan Negeri Jember.
"Kami mengembalikan bendera Pataka ormas Nasional Demokrat ke DPP, karena kami menilai, bendera tersebut sudah tidak ada artinya, padahal cikal bakal berdirinya partai Nasdem adalah ormas Nasional Demokrat, dan di Jember saya orang pertama yang menerima bendera tersebut," ujar Gus Syef panggilan KH. Syaiful Rizal.
Gus Syef juga mengaku kecewa dengan pengurus DPD Nasdem yang menurutnya etika nya berkurang, dimana namanya masih tercantum sebagai pengurus DPD Nasdem, tapi tidak diundang dalam acara Safari Ramadhan.
"Pak Haji Marzuki (ketua DPD Nasdem Jember) pernah menyampaikan ke saya, kalau nama saya masuk dalam daftar pengurus DPD, tapi saya tidak punya SK, begitu juga di acara ini (Safari Ramadhan) saya juga tidak diundang, saya datang atas inisiatif sendiri, karena ingin ketemu pengurus DPP," ujarnya
Ketua DPP Nasdem Bidang Kaderisasi dan Politik Nining Indah Saleh, saat dimintai tanggapan terkait pengembalian bendera Pataka ormas Nasional Demokrat oleh KH. Syaiful Rizal menyatakan, bahwa pihaknya menerima pengembalian tersebut dan akan disampaikan ke pimpinan.
Baca Juga : Siapa Pengganti Ali Khamenei Setelah Tewas dalam Serangan AS-Israel? Ini Daftar Nama yang Muncul
"Ya kita terima pengembalian bendera ini, ini kan bendera ormas Nasional Demokrat, bukan bendera partai, dan nanti akan kami sampaikan ke pimpinan kami," ujar Nining.
Sementara Jumadi Made, yang juga mantan Caleg Partai Nasdem Jember menilai, bahwa pengunduran diri sesepuh ormas Nasional Demokrat, yang notabene adalah cikal bakal berdirinya Partai Nasdem di Jember, adalah bentuk kemunduran partai.
Dirinya tidak yakin Partai Nasdem di Jember akan kembali jaya, selama tidak adanya perubahan ditubuh pengurus DPD Nasdem Jember, terlebih anak dari ketua DPD yang juga anggota dewan tersangkut kasus korupsi.
"Kami melihat, pengembalian bendera Pataka dari Gus Syef ke pengurus DPP, adalah sebuah tamparan dan peringatan, bahwa kondisi Partai Nasdem di Jember tidak sedang baik-baik saja, DPP harus bertindak, kalau ini dibiarkan, maka Partai Nasdem bisa hancur," pungkas Jumadi. (*)
