Saluran Air Kota Malang Terus Dinormalisasi, DPUPRPKP Ajak Warga Peduli Lingkungan
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Nurlayla Ratri
20 - Feb - 2026, 07:38
JATIMTIMES - Upaya pengendalian banjir di Kota Malang terus diperkuat. Melalui langkah terukur dan kolaboratif, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang menegaskan komitmennya menjaga fungsi saluran air agar tetap optimal, terutama saat musim hujan.
Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Djulharjanto menyampaikan bahwa secara umum kondisi gorong-gorong di Kota Malang masih dalam kategori baik. Namun demikian, ia tidak menampik masih terdapat sejumlah saluran yang belum berfungsi normal akibat sedimentasi dan penumpukan sampah.
Baca Juga : Perut Begah Bikin Tarawih Mager? Ini Cara Ampuh Atasi Kekenyangan Saat Buka Puasa!
“Kalau secara umum, kondisi gorong-gorong di Kota Malang sudah baik. Tapi memang banyak juga yang belum berfungsi normal karena terjadi sedimentasi, penumpukan sampah, dan sebagainya,” ujar Dandung.
Menurutnya, sedimentasi menjadi tantangan utama dalam menjaga kapasitas saluran air. Endapan tanah dan material lain yang mengumpul di dalam gorong-gorong secara perlahan mengurangi daya tampung. Kondisi tersebut semakin kompleks ketika sampah ikut terbawa aliran air dan menyumbat saluran.
“Sedimentasi ini sangat memengaruhi volume atau daya tampung saluran. Ditambah sampah yang terbawa aliran air, itu yang sering membuat banjir muncul,” tegasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada masyarakat, DPUPRPKP secara rutin melakukan normalisasi saluran bersama Satgas PU. Setiap hari, petugas diterjunkan ke berbagai titik rawan genangan guna memastikan aliran air tetap lancar dan risiko banjir dapat ditekan semaksimal mungkin.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Pemerintah Kota Malang dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warganya. Dandung menekankan bahwa keberhasilan pengendalian banjir tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan masyarakat.
Baca Juga : Buah atau Kurma, Mana yang Lebih Aman untuk Lambung Saat Berbuka Puasa?
“Pemerintah kota hanya bisa maksimal kalau ada kolaborasi. Kami dari PU, BPBD, DLH, dan lainnya siap mendukung, tapi kesadaran masyarakat sangat penting karena mereka yang langsung berada di lingkungan,” tambahnya.
Karena itu, DPUPRPKP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta ikut memantau kondisi saluran air di sekitar tempat tinggal.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan ikut memantau kondisi gorong-gorong di sekitar rumah,” pesan Dandung.
