Ribuan Personel Gabungan Pungut Sampah Massal di Pasar Induk Among Tani Batu
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Dede Nana
13 - Feb - 2026, 12:43
JATIMTIMES – Ribuan personel dari pelajar hingga swasta melakukan aksi pungut sampah massal di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, Jumat (13/2/2026). Aksi yang bertajuk "Greenation Goes to Pasar Induk" itu dilakukan dengan lomba menyisir setiap sudut pasar yang kini menjadi objek vital strategis.
Pungut sampah massal sekaligus menjadi rangkaian Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kota Batu. Upaya ini melibatkan kolaborasi masif dari puluhan instansi pemerintah. Para petugas disebar ke sembilan zona pembersihan yang mencakup seluruh area pasar, mulai dari lantai satu hingga lantai tiga, guna memastikan kawasan perdagangan tersebut kembali bersih dan nyaman bagi pengunjung.
Baca Juga : Dinas PMD Magetan Jadikan Forum BUMDes Rumah Besar Penggerak Ekonomi Desa
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni Kurniawan, menyatakan bahwa pemilihan lokasi ini didasari atas perhatian publik terhadap kondisi tata kelola sampah di pasar beberapa waktu lalu. Momentum HPSN kali ini menjadi upaya melibatkan seluruh elemen untuk aktif, tidak hanya mengandalkan pihak pengelola pasar semata dalam menjaga lingkungan pasar.
"Bahwa tata kelola sampah di Kota Batu, utamanya di objek vital strategis Pasar Induk Among Tani, semua harus ikut berpartisipasi," ujar Dian Fachroni.
Dian membeberkan bahwa tantangan utama di pasar induk adalah volume timbulan sampah harian yang cukup tinggi, yakni mencapai kisaran 1,5 hingga 2,5 ton per hari. Berdasarkan data, sekitar 70 persen dari total sampah tersebut merupakan sampah organik.
"Baik berasal dari aktivitas pedagang atau pengunjung," jelas pria yang kini juga menjabat Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) itu.
Penyisiran sampah tidak hanya dilakukan di area dalam gedung, sambungnya, tetapi juga menyasar titik-titik krusial seperti selokan dan saluran air. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD dikerahkan khusus untuk memastikan drainase di sekitar pasar tidak tersumbat oleh tumpukan sampah sisa aktivitas perdagangan.
Baca Juga : Pintar BI Segera Dibuka! Cek Jadwal dan Lokasi Tukar Uang Lebaran 2026 di Malang, Probolinggo, dan Pasuruan
Selain aparat pemerintah, aksi ini juga melibatkan pengamanan dari unsur TNI dan Polri yang ditempatkan di area parkir pasar sayur dan pasar pagi. Dikatakannya, kegiatan kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak terhadap kebersihan lingkungan pasar yang menjadi wajah ekonomi Kota Batu. Kondisi pasar yang bersih dapat meningkatkan kenyamanan transaksi bagi warga dan wisatawan.
Dian menekankan bahwa aksi kolaborasi ini merupakan implementasi langsung dari tema "Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI". Dengan keterlibatan banyak pihak, diharapkan tercipta lingkungan pasar yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah sesuai dengan target pemerintah pusat.
"Termasuk hari ini juga siswa-siswa sekolah ini bagian dari rangkaian Greenation Goes to School untuk bisa terlibat aktif untuk menciptakan habituasi ramah ekologi bagi generasi penerus yang ada di Kota satu," tutup Dian.
