Cuaca Ekstrem Melanda Jatim hingga 10 Februari, Ini Wilayah yang Diprediksi Terdampak

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

01 - Feb - 2026, 07:35

Ilustrasi cuaca ekstrem. (Foto: shutterstock)


JATIMTIMES - Warga Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan memasuki awal Februari 2026. BMKG Juanda memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi dalam periode 1 hingga 10 Februari 2026.

Cuaca ekstrem ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, bahkan hujan es. Wilayah yang masuk dalam daftar peringatan cukup luas, mencakup kawasan selatan hingga pesisir utara, serta sejumlah kota besar di Jawa Timur.

Baca Juga : Mulai 1 Februari, Harga Pertamax Resmi Turun! Berikut Daftar Harganya

BMKG mencatat potensi cuaca ekstrem ini dapat terjadi di berbagai kabupaten dan kota, di antaranya, Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep.

Sementara wilayah kota yang juga diprakirakan terdampak meliputi Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Surabaya, dan Kota Batu.

BMKG menjelaskan, saat ini seluruh wilayah Jawa Timur tengah berada dalam musim hujan. Bahkan, beberapa daerah masih diprakirakan mengalami puncak musim hujan. Dalam 10 hari ke depan, cuaca ekstrem diperkirakan akan meningkat dan bisa berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

“Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” demikian peringatan BMKG Juanda.

BMKG memaparkan, salah satu penyebab utama cuaca ekstrem ini adalah aktifnya monsun Asia yang saat ini memengaruhi wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur. Selain itu, terdapat gangguan atmosfer lain yang turut memperkuat potensi hujan lebat.

Potensi ini juga diprakirakan dipengaruhi oleh adanya gelombang atmosfer seperti Low Frequency, Gelombang Rossby, dan Gelombang Kelvin yang akan melintasi Jawa Timur. Tak hanya itu, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan ikut menjadi faktor pendukung terbentuknya awan-awan hujan.

“Kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang,” tulis BMKG.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Minggu Wage 1 Februari 2026: Awas Emosi Mudah Tersulut

BMKG Juanda mengimbau masyarakat serta instansi terkait untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara mendadak.

“BMKG Juanda menghimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama 10 hari ke depan,” tulis BMKG.

Terutama bagi wilayah dengan kondisi topografi curam atau bergunung. Wilayah-wilayah ini dinilai lebih rentan terdampak bencana seperti banjir bandang dan tanah longsor.

“Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang,” lanjut BMKG.

BMKG mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Masyarakat juga diminta menghindari area rawan longsor, tidak berteduh di bawah pohon besar saat angin kencang, serta selalu memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.


Topik

Peristiwa, bmkg, cuaca ekstrem, jatim, cuaca jatim hari ini,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette