Mengatasi Krisis Air di Tuban, 2 Orang Tewas saat Bersihkan Sumur

Reporter

Ahmad Istihar

Editor

A Yahya

01 - Nov - 2023, 02:26

Tim SAR saat mengevakuasi korban meninggal dari dalam sumur Desa Banyurip, Kecamatan Senori,Kabupaten Tuban (31/10/2023)(Foto Ahmad Istihar/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Rendi dan Khoiril pemuda Desa Banyurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban ditemukan meninggal dunia di dalam sumur kedalaman 15 meter, Selasa (31/10/2023). Kedua korban meninggal kala membersihkan sumur milik Sundari warga desa setempat. Diduga korban meninggal lantaran kehabisan oksigen.

Informasi dihimpun di lokasi Dusun Gedangan Banyurip Senori Tuban, Kedua korban Rendi dan Khoiril bersama tiga rekan kerjanya yakni Ropik, Riyan, Ardi Busono, sejak dua hari Senin sampai Selasa terakhir. Sedang membersihkan atau menguras air sumur kurang menggunakan Mesin pompa air alkon.

Baca Juga : 13 Titik di Kota Malang Kerap Jadi Tempat Operasi Favorit Anjal dan Gepeng

Pekerjaan itu dilakukan oleh kedua korban beserta rekanya. Sebab sumur tersebut rencana akan dibuat penampungan air bersih bagi warga desa setempat. Pasalnya, sebagain desa Banyurip khususnya dusun Gedangan mengalami krisis air akibat kemarau panjang.

"Kelima pemuda (pekerja) tersebut sudah dua hari ini (Senin -Selasa) membersihkan air sumber sumur," kata warga Pujianto yang juga sebagai sanak famili salah satu korban meninggal dunia.

Dikisahkan Pujianto, pada hari naas Selasa siang ini, Kelima pemuda bekerja sebagaimana jam kerja pada umumnya yakni dari pagi pukul 08.00 wib sampai pukul 12.00 - 13.00 wib siang . "Setelah istirahat siang. Mereka meneruskan bekerja menguras yang tinggal menyisakan lumpur di dalam sumur," sambungnya 

Namun, Ibarat pepatah mujur tak dapat diraih, Malang tak dapat ditolak.Kala pekerjaan pengurasan tinggal menyisakan lumpur itu. Petaka terjadi saat 1 mesin Alkon dimasukkan di dalam sumur. "Korban awal yang selamat Ardi, Ropik, Riyan. Secara bergantian diselamatkan dan bisa tertolong dan dibawa ke rumah sakit," imbuhnya 

Sebaliknya nasib malang menimpa korban yang meninggal Khoiril, Diduga ia sudah tak kuat atau kehabisan oksigen kala kembali masuk sumur saat akan menyelamatkan Rendi. Alhasil, keduanya tak mampu selamat.

Karena 2 korban masih di dalam sumur dengan kedalam 15 meter itu, Warga dengan petugas meminta bantuan tim Sar milik perusahan Pertamina untuk membatu proses evakuasi. "Awalnya telpon tim SAR BPBD Tuban tetapi tak ada respons. Sehingga telpon tim SAR Cepu Blora dari Pertamina," kata warga lain di lokasi saat evakuasi.

Baca Juga : PT Federal International Finance Bukukan Peningkatan Laba Bersih 30,9 Persen di Kuartal III 2023

Sampai petang menjelang masuk waktu magrib, kedua jasad korban bisa diangkat kondisi korban sudah meninggal dunia.

Kasatreskrim polres Tuban Iptu Rianto saat datang ke tempat kejadian perkara menerangkan bahwa, ada empat orang yang masuk sumur dan 2 korban meninggal. Kemudian diketahui membawa 2 alat mesin Alkon rinciannya 1 alat di dalam sumur dan 1 alat di atas.

"Untuk penyebab masih penyelidikan. Kami menunggu hasil medis. Jadi 4 orang masuk sumur. 2 Meninggal. 2 Alhamdulillah bisa diselamatkan," ungkap Iptu Rianto.(*)


Topik

Peristiwa, kabupaten tuban, rianto, krisis air tuban,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette